SLEMAN – Ketua Kwarda DIJ Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menyambut positif gelaran Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Province Championship DI Jogjakarta.

Menurutnya ISC adalah konsep ideal pelaksanaan Pramuka di Indonesia. Sebab, kegiatan ini mengedepankan tantangan kekinian tanpa menghilangkan semangat Pramuka.

Dia juga berharap jajaran Pramuka dari tingkat gugus depan hingga kwartir cabang dapat mengadaptasi ide-ide dari ISC. Tujuannya untuk meningkatkan generasi muda pada kegiatan kepramukaan. Apalagi menilik nilai manfaat dari Pramuka sangat besar. “ISC dapat menjadi sebuah ide yang segar dalam pelaksanaan Pramuka. Anak-anak diajak merampungkan beberapa tantangan tapi tetap berpijak pada metode dasar kepramukaan,” kata Mangkubumi.

Menurutnya, Pramuka sangat penting bagi pembentukan karakter diri. Dalam setiap kegiatannya memiliki nilai-nilai manfaat yang bisa diterapkan dalam keseharian. Apalagi untuk anak usia Penggalang yang dalam pencarian jati diri.

Nilai-nilai seperti disiplin, kemandirian mampu mengasah karakter diri. Ditambah dengan kerja sama tim yang menjadi tonggak dari kegiatan ini. Tercermin dari ragam perlombaan yang sangat mengedepankan pentingnya kerja sama dalam sebuah tim.

“Sesuai dengan jargon Pramuka Keren, Gembira, dan Asik. Menjadi sarana tepat untuk mengembangkan karakter generasi muda yang mandiri disiplin dan dibalut dalam persatuan dan kesatuan regu dalam ajang ini,” katanya.

Dia juga berpesan agar ilmu-ilmu yang didapat selama ISC dapat dimanfaatkan dengan baik. Seperti peduli kepada lingkungan dan individu lainnya. Selain itu, agar semangat dan jiwa Pramuka tetap ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saling mendukung dan menguatkan untuk membangun generasi muda yang berkarakter Indonesia. Jiwa semangat Pramuka merupakan warisan yang wajib kita terapkan dan jaga ke depan,” katanya.

Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Province Championship DI Jogjakarta melibatkan ratusan pramuka penggalang Jogjakarta. Total ada 790 peserta yang tergabung dalam 79 kelompok.

Dalam final provinsi ini, para delegasi daerah se DIJ berlomba menjadi yang terbaik. Mereka berkompetisi menaklukkan semua tantangan yang mengedepankan kerja sama tim. Dari jumlah ini selanjutnya dipilih lima regu putra dan lima regu putri menjadi wakil DIJ di ajang nasional. (dwi/din/mg2)