JOGJA – Zaman semakin maju, banyak masyarakat yang melek IT. Hal tersebut memberi pengaruh terhadap kebutuhan kon-sumtif dalam bidang teknologi modern. Melihat fakta tersebut, agenda tahunan Yogyakomtek kini hadir kembali dengan tema Virtual Experience.

Acara yang berlangsung mulai tanggal 3 sam-pai 7 September 2016 di Jogja Expo Center (JEC) ini menghadirkan stan-stan yang mengusung teknologi virtual reality (VR)
Pameran ini memberi kesem-patan pada masyarakat untuk mengenal lebih jauh apa yang dimaksud teknologi VR tersebut. VR merupakan salah satu tek-nologi yang menampilkan suasana tiga dimensi yang nyata. Penggunanya dapat merasakan seperti berada di dunia nyata meskipun simulasi di depannya adalah maya.

Dalam pembukaan pameran siang kemarin (3/9), Panitia Pameran Tri Harjono, SE mengatakan, pameran kali ini men-jadi salah satu cara untuk meng- update teknologi terbaru. “Tek-nologi yang tidak hanya bergu-na di bidang pekerjaan namun juga di bidang pendidikan,” jelasnya kemarin.

Pameran ini, lanjutnya, diikuti oleh 160 peserta dan lebih dari 60 brand yang turut membantu mengembangkan industri krea-tif lokal yang dapat memberikan pendapatan di bidang ekonomi.

Menurut Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Ir Soegiharto Santoso, pameran tahunan ini tidak pernah gagal menarik banyak pengunjung.

Apkomindo DIJ adalah anggota daerah yang paling aktif mengadakan acara pameran komputer yang juga memecahkan rekor MURI. “DIJ memang paling aktif,” tandas pria yang akrab disapa Hoky ini.

Kepala Seksi Industri Logam dan Elektronik Dinas Perindu-strian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) DIJ Endang Srimulyani mengatakan, dengan mening-katnya kemajuan dalam dunia teknologi diharapkan menjadi tanggung jawab bersama untuk meminimalisasi dampak nega-tif dari teknologi tersebut.

“Tetap harus dalam pengawa-san dan tanggung jawab ma-syarakat agar tujuan teknologi yang mengedukasi terealisasi-kan,” ungkap Endang Sri mulyani juga tertarik untuk mencoba dan merasakan sensasi 3D seperti di dunia nyata tersebut.

Di hari pertama pameran, pe-ngunjung yang hadir sudah menunjukkan antusiasnya. Mereka penasaran untuk mengeta-hui lebih jauh tentang VR. Bebe-rapa dari mereka ikut mencoba secara gratis di salah satu stan VR Oculus Rift. (cr1/ila/ong)