KULONPROGO- Gelaran Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Kulonprogo berakhir Selasa (23/8) lalu. Sebanyak 10 tim putra dan 10 tim putri terpilih mulai me-nyiapkan diri untuk menyongsong pelaksanaan tingkat provinsi yang akan dihelat 18 -20 Sep-tember mendatang.

PIC ISC Jateng dan DIJ Roky Maghbal menya-takan, dalam final provinsi game-game yang di-pertandingkan secara garis besar sama seperti game di regional kabupaten. Tetap ada tantangan yang dikemas dalam bentuk game yang menarik, menguji kemampuan dan ketangkasan peserta. Namun, bobot tantangannya atau bobot soalnya tentu lebih meningkat.

“Kami yakin tantangannya juga akan lebih menarik. Kompetisinya juga akan semakin ketat, karena melibatkan tim-tim perwakilan daerah-daerah,” jelasnya.

Menurutnya, secara garis besar, game-game yang digelar tidak jauh berbeda. Hal itu nanti akan kita sampaikan saat technical meeting, yang waktunya kini tengah dibahas dengan Kwarda. Karena itu, para pemenang di tingkat regional kabupaten, harus mempersiapkan diri dengan latihan yang lebih esktra, karena tantangannya juga lebih meningkat dibanding tantangan di regional kabupaten.

“Saat technical meeting, para pembina juga akan kami undang khusus untuk mengetahui seperti apa petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) di final provinsi,” lanjutnya.

Di sisa waktu yang ada jelang final provinsi, tim-tim terpilih akan mempersiapkan diri dengan maksimal. “Kami intruksikan kepada pembina masing-masing regu yang lolos se-leksi untuk membekali kemampuan peserta,” terangnya.

Tinggal di masa persiapan ini bisa dimaksi-malkan. Perlu dipahami mereka yang lolos ke provinsi itu berarti akan mewakili Kulonprogo, dan ini tentu membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak, khususnya Kwarcab dan Pembina di tingkat Kwarran di gudep atau pangkalan masing-masing. (tom/din/ong)