JOGJA-Bagi pemudik yang mengendarai sepeda motor, mudik gratis dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub), kuotanya masih sisa. Dari kuota 1.080 kuota, saat ini baru ada 900-an motor yang telah terdaftar akan diberangkatkan ke ibu kota Jakarta.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja Golkari Made Yulianto menjelaskan, bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor, bisa segera mendaftarkan di Kantor Dishub Kota Jogja. Alamatnya, di Komplek Terminal Giwangan, Jogja.

“Untuk yang sudah mendaftar, masih tersisa. Sepeda motor 900-an, penumpangnya ada 1800-an,” ujar Golkari, kemarin (12/7).

Sepeda motor milik pemudik ini, lanjut Golkari, akan diberangkat menggunakan truk dari Stadion Kridosono. Sepeda motor ini akan sampai Jakarta terlebih dahulu. Karena, berangkat pada Sabtu (16/7) dan titik finis di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

“Kalau penumpangnya, dari Stadion Kridosono pada hari Minggu (17/7). Finishnya juga sama di TMII,” jelas mantan Kepala Bidang Pelayanan Dinas Perizinan Kota Jogja ini.

Ia menjelaskan, beberapa pemilik sepeda motor, sudah melakukan pendaftaran online. Mereka harus registrasi ulang pada 14 Juli sampai 15 Juli nanti dari Jam 8.00-16.00 di pintu timur Stadion Kridosono.

“Saat registrasi online, sekaligus sudah membawa motornya untuk diserahkan ke panitia. Syaratnya, cukup menyerahkan fotokopi STNK, SIM C, dan KTP masing-masing penumpng. Serta Kartu Keluarga,” jelasnya.

Sedangkan untuk arus balik yang menggunakan bus umum, sudah mengalami penurunan. Puncak arus balik yang terjadi pada Minggu (10/7) lalu mencapai 36.409 orang. Kemudian, pada Senin (11/7) lalu, yang merupakan hari pertama masuk kerja, turun menjadi 32.409 orang.

“Total penumpang selama angkutan Lebaran ini mencapai 443.767 orang,” ujar Kepala UPT Terminal Giwangan Bekti Zunanta.

Bekti menjelaskan, dari prediksi Kementrian Perhubungan, arus balik Lebaran pada pekan ini cenderung mengalami penurunan. Arus balik akan kembali ke puncak pada Minggu (17/7) mendatang. “Itu pun diprediksi akan menurun jauh dari pada puncak mudik pada Minggu lalu,” katanya.

Penumpang yang memanfaatkan angkutan Lebaran dari Terminal Giwangan, lanjut Bekti, untuk tujuan Jakarta dan Surabaya. “Sekarang tinggal sepertiga penumpang yang belum kembali ke tempat kerjanya. Mereka masih berada di kampung halaman masing-masing,” jelasnya. (eri/ong)