Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
TERUS DIKEBUT: Alat berat dikerahkan untuk menyelesaikan proyek revitalisasi sisi timur Malioboro, Jogja, kemarin (10/6).
JOGJA – Pembangunan fisik proyek revitalisasi sisi timur Malioboro Jogja terus dilakukan meski di bulan Ramadan. Setidaknya, kemarin (10/6) tampak alat berat dikerahkan untuk menyelesaikan proyek di jantung Kota Jogja ini.

Di depan gedung DPRD DIJ misalnya, terlihat alat berat terus mencongkel dan mengeruk konblok di bekas area parkir itu. Agar tidak terlalu mengganggu pemandangan pengguna jalan, di sisi jalur kendaraan dipasang seng pembatas.

Pembangunan fisik dilakukan lantaran dikejar waktu hingga H-7 Lebaran. Heri Purnomo, pelaksana lapangan proyek ini mengatakan pihaknya tetap berusaha menyelesaikan pengerjaan revitalisasi sesuai waktu yang ditentukan, 29 Juni 2016.

Menurutnya, saat ini pengerjaan juga dilakukan pada malam hari mengingat telah memasuki masa Ramadan. “Kami tidak tahu berapa tukang yang berpuasa, tapi pengerjaan di balik menjadi malam hari. Di siang hari tetap ada pekerjaan memasang mal atau alur tegel, dan malam harinya baru proses pemasangan. Kami berusaha selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Dalam satu hari kontraktor menargetkan bisa memasang 80-100 meter persegi tegel di sisi timur Jalan Malioboro. “Target kami sebelum H-7 Lebaran sudah selesai dipasang sampai depan kantor UPT Malioboro. Nanti dilanjutkan H+7 Lebaran,” tambahnya. (pra/laz/ong)