KULONPROGO-Genangan air laut akibat gelombang pasang di kawasan Obyek Wisata Pantai Glagah, Temon, semakin tinggi, kemarin (9/6). Pedagang mulai panik mengevakuasi barang dagangan.

“Kemarin sudah dinaikan, sekarang ternyata airnya naik lagi, yg di gerobok basah semua. Nanti dibetulkan lah, supaya masih layak jual,” ucap salah satu pedagang di kawasan Laguna Pantai Glagah, Yanto, disela evakuasi.

Diungkapkan, dirinya selama ini berjualan pakaian di dua dua kapling Kalih sisi timur Laguna. “Ya, kena semua, kemarin sudah tapi sekarang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ada puluhan pedagang yang kiosnya terendam, dan beberapa kios masih dalam posisi tertutup, karena kebanyakan mengira puncak gelombang tinggi sudah terjadi Rabu (8/6) kemarin.

“Tidak mengira kalau masih tinggi, saya kira sudah kemarin. Ini ada yang belum di evakuasi barangnya, mau menghubungi pemiliknya signalnya sulit,” imbuhnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo Gusdi Hartono menjelaskan, berdasarkan perkiraan BMKG gelombang pasang masih akan terjadi beberapa hari kedepan.

“Kami terus melakukan pemantauan, karena alam kita tidak bisa berbuat banyak, hanya mengantisipasi jangan sampai ada korban jiwa,” jelasnya. (tom/ong)