JOGJA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIJ mengimbau pemilik kendaraan bermotor taat membayar pajak. Pajak itu baik tahunan daerah maupun perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (STNK) periode lima tahunan. “Jangan menunggu masa tanggal pajak habis,” kata Direktur Lantas Polda DIJ, Kombes Pol MH Ritonga kemarin (28/4).

Untuk pengurusan pajak tahunan syaratnya adalah STNK asli, BPKB asli, KTP asli sesuai kepemilikan kendaraan. Untuk pajak lima tahunan, diwajibkan melakukan register ulang nomor rangka mesin kendaraan.

Nah, jika BPKB ada di lising/perusahaan pembiayaan, pemilik wajib meminta dan membawa surat keterangan saja. Jika tidak ada STNK asli, BPKB asli dan KTP asli pemilik kendaraan, petugas samsat tidak dapat melayani.

Kanit Dikyasa Polda Gunungkidul Ipda Jarwanto mengatakan, masyarakat yang hendak membeli kendaraan bermotor bekas perlu berhati-hati. Sebelum membeli, masyarakat perlu mengecek keaslian STNK dan BPKB. “Jangan tergiur dengan harga murah,” ingat Jarwanto.

Kepala Seksi Pendaftaran dan Penetapan Samsat Wonosari Singgih Margono mengingatkan, jika pemilik kendaraan enggan membayar pajak, dapat dikenai saksi denda. (mar/din)