BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
SIDAK: Bupati Purworejo Agus Bastian tengah memantau pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Purworejo, kemarin (4/4).
PURWOREJO- Jumlah sekolah yang menyelenggarakan UNBK di Purworejo masih terbatas. Keterbatasan perangkat komputer menjadi penyebabnya.

Kepala Dindikbupora Purworejo Muh Wuryanto mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar sekolah bisa menyelenggarakan UNBK. Syarat minimal yang harus disediakan sekolah adalah memiliki 1/3 unit komputer dari jumlah peserta ujian. “Jika peserta ujian 300, sekolah minimal harus menyiapkan 100 unit komputer,” ungkap Wuryanto.

Saat meninjau pelaksanaan UNBK, Bupati Purworejo Agus Bastian juga mendorong sekolah-sekolah bisa melengkapi ketersediaan unit-unit computer. Sebab, memiliki banyak manfaat baik bagi siswa maupun sekolah. “Saya hanya berharap ke depan seluruh sekolah di Purworejo ini bisa menggunakan komputer untuk ujian nasional seperti ini,” harap Agus saat mengunjungi pelaksanaan di SMAN 1 Purworejo kemarin (4/4).

Turut mendampingi pantauan, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga Muh Wuryanto, Ketua Dewan Pendidikan Kasito serta Ketua Unas Kabupaten Purworejo Ery Prayitno. “Semua berjalan dengan baik baik yang biasa maupun menggunakan komputer,” ujarnya.

Di hari pertama pelaksanaan ujian, terdapat 38 peserta yang tidak hadir. Mereka terdiri atas enam peserta SMA/MA dan 32 pelajar SMK. “Untuk tingkat SMA satu orang sakit, satu meninggal dunia dan 4 mengundurkan diri. Kalau SMK satu sakit dan 31 mengundurkan diri,” kata Ketua Panitia Unas Kabupaten Purworejo Ery Prayitno. (cr2/din/ong)