ilustrasi

KULONPROGO – Sedikitnya ada 887 lembaga penyelenggara pendidikan anak usia dini (PAUD) resmi di Kulonprogo. Namun juga ada beberapa yang tidak dan belum berizin. Untuk itu, masya-rakat diminta lebih cermat dan hati-hati saat men-daftarkan anaknya. Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang Pen-didikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Dinas Pendidikan (Dindik) Kulonprogo Tutik Sriyani kemarin (28/1). îLembaga PAUD itu idealnya punya fasilitas yang memenuhi stan-dar. Ada tempat pembelajaran yang layak, aman, dan dilengkapi alat permainan edukatif (APE), baik di dalam maupun luar ruangan,î katanya.Berdasarkan data Dindik Kulonprogo, berbagai Tempat Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), serta Taman Kanak-kanak (TK) & Raudhatul Athfal (RA) telah tersebar di setiap desa.îArtinya masyarakat memiliki banyak alternatif pilihan PAUD yang bisa disesuaikan dengan ke-butuhan anak dan kemampuan ekonomi kelu-arga,î ujarnya.Menurut Tutik, sebuah lembaga PAUD diberikan izin operasional jika minimal memiliki 15 orang peserta didik dan dua tenaga pendidik. Tenaga pendidik juga sudah banyak yang lulusan S1 PAUD dan diklat sertifikasi. (tom/laz/ong)