PADA malam pergantian tahun, Kamis (31/12) ini, Polda DIJ mengintensifkan pa-troli untuk memastikan pesta perayaan berjalan aman. Salah satu upaya yang di-lakukan adalah patroli polisi menggunakan sepeda.Kapolda DIJ Brigjen Pol Erwin Triwanto mengatakan, patroli tersebut akan diikuti oleh 30 pejabat utama Polda DIJ. “Kita laku-kan patroli sepeda, dengan sepeda yang baru dibagikan oleh Mabes Polri. Semua pejabat utama me-ngelilingi Jogja,” katanya di Mapolda DIJ, Rabu (30/12)
Lebih lanjut, kegiatan tersebut menunjukkan kesiapan polisi menjaga keamanan selama malam pergantian tahun. “Kalau masyarakat lain ingin ikut ber-sepeda dipersilakan,” ungkapnya.Direncanakan, rute dimulai dari rumah dinas kapolda di Jalan Laksda Adisutjipto me nuju Tugu Jogja.Kemudian diteruskan ke Jalan Malioboro dan Titik Nol. “Titik keramaian yang menjadi favorit wisatawan,” jelasnya.
Dia mengatakan, petugas kepolisian akan all out dalam mengamankan tahun baru. Dia berpatokan pada kondisi libur Natal kemarin yang padat wi-satawan. Dari situ, tidak menutup kemungkinan pada tahun baru diprediksi wisatawan semakin banyak.”Tentu imbasnya kemacetan ada dimana-mana. Ini yang kita antisipasi,” ungkapnya.
Seperti disampaikan dalam gelar apel sebelumnya, Polda DIJ menerjunkan 1.700 personel selama operasi Natal dan Tahun Baru 2016. Beberapa upaya di-lakukan mengantisipasi timbul-nya tindak kriminalitas, seperti dengan razia. “Razia miras dan petasan. Kalau kembang api sebatas yang ada izinnya diperbolehkan, minimal pemberitahuan,” ujarnya.
Disinggung mengenai konvoi kendaraan, dia mengimbau agar masyarakat tetap berperilaku tertib dan mengikuti aturan lalu-lintas. Kapolda menan-daskan, akan terus meningkat-kan frekuensi patroli keamanan selepas pukul 24.00 WIB. Sementara itu, Dirlantas Polda DIJ Kombes Pol Tulus Ikhlas Pamoji mengatakan, untuk perayaan tahun baru sudah di-lakukan antisipasi. Berdasarkan pemetaan seperti tahun-tahun sebelumnya, volume kendaraan mengalami peningkatan. Se-hingga untuk mengurai ke-padatan, upaya rekayasa lalu lintas akan dilakukan.Rekayasa lalu lintas antara lain akan dilakukan di Jalan Magelang dan Jalan Jogja-Solo yang meru-pakan pintu masuk ke Jogja karta. “Volume kendaraan yang masuk akan kita kurangi,” katanya.
Dia menambahkan, untuk kendaraan dari luar kota yang akan masuk Jogjakarta dari utara Tempel menuju simpang Jom-bor (ringroad utara) ke kiri, melalui Turi Jalan Monjali. Dari simpang tiga Palbapang ke kanan melalui Minggir Moy-udan, Godean Ringroad Demak Ijo. Sedangkan yang dari Simpang Tiga Denggung diarahkan ke kiri sampai Simpang Tiga Re-jodani, Jalan Monjali. “Apabila dari Simpang Tiga Denggung ke kanan terus berbelok kiri ke Kronggahan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk mengu-rangi kepadatan arus masuk dari Prambanan menuju Simpang Tiga Janti bisa melalui Piyungan ke Jalan Jogja-Wonosari Ring-road Ketandan. Dari Simpang Lima Kalasan diarahkan ke ka-nan menuju Jalan Cangkringan. Kemudian dari Simpang Tiga Ngangkruk diarahkan ke kiri menuju arah Babadan sampai pertigaan SMK Depok 1. Lalu dari Simpang Tiga Maguwo harjo ke kanan menuju Ringroad Utara.Sedangkan saat masuk ke Kota Jogja, rekayasa lalu lintas dilakukan di Jalan Malioboro. Pintu masuk Malioboro hanya bisa dilalui lewat satu pintu, yakni dari Jalan Margo Utomo ken-daraan diarahkan ke Kleringan, Abu Bakar Ali diluruskan sampai memutar Stadion Kridosono kembali ke Abu Bakar Ali, Kleringan baru masuk ke Malioboro. (riz/ila/ong)