SLEMAN – Setelah sempat di-hentikan, gelaran Pra-PON ca-bang olahraga sepak bola dika-barkan menemui titik kejelasan. Kabar yang beredar, Pra-PON sepak bola digulirkan Januari 2016. Namun, tim sepak bola DIJ meminta agar babak kuali-fikasi diundur lagi sebulan.
Penanggung jawab tim sepak bola Pra-PON DIJ Ediyanto me-ngatakan, jika digelar Februari akan membuat persiapan tim-tim peserta bisa lebih maksimal. Sebab, saat ini setelah Pra-PON sebelumnya yang digelar di Su-rabaya dan akhirnya dipindah ke Semarang akhirnya dibatalkan tersebut sebagian besar tim-tim peserta sudah dibubarkan. “Se-perti tim kami sudah dibubarkan dan vakum sejak lama. Tim Pra-PON Jateng kabarnya juga sudah dibubarkan,” jelas Ediyanto Se-lasa (29/12).
Pria yang juga Direktur Kom-petisi dan Pertandingan Asprov PSSI DIJ mengakui, Senin (28/12) malam baru saja dimintai izin oleh kapten tim Pra-PO DIJ, Sunni Hizbullah. Stoper Persiba Bantul itu meminta izin untuk mengikuti turnamen di Jambi bersama tiga pemain Pra-PON DIJ lainnya. Jika Persiba lancar sampai lolos ke final, maka akan meninggalkan Jogja sampai 23 Januari. “Bila digelar Januari, skuad yang mengikuti Persiba bisa jadi absen dari Pra-PON,” tuturnya.
Selain itu, jika Pra-PON tetap digelar Januari, tim DIJ juga bakal kehilangan tiga pemainnya yang saat ini membela tim In-donesia Super League (ISL). Seperti Dinan Yahdan Javier yang bermain di Mitra Kukar, Marti-nus Novianto di Bali United, dan Bagas Adi Nugroho di Persipasi Bandung Raya (PBR). “Kalau untuk tiga pemain di tim ISL sepertinya yang sulit diambil hanya Dinan sebab timnya Mitra Kukar masuk semifinal Piala Jenderal Sudirman. Tapi untuk Martinus dan Bagas tam-paknya lebih mudah kami pang-gil pulang untuk ikut latihan,” ungkap Ediyanto.
Meski kabar Pra-PON sepak bola kembali digelar Januari 2016 sudah banyak beredar, Ediyanto mengaku pihaknya tidak akan gegabah untuk se-gera kembali mengumpulkan para pemain. Asprov PSSI DIY memilih untuk menunggu kabar resmi terkait penyelenggaraan tersebut. “Andaikata sudah ada surat resminya maka akan memuda-hkan kami untuk bergerak se-perti menggelar rapat dan me-nentukan kapan tim dikumpulkan lagi,” papar dia. (bhn/din/ong)