SLEMAN – Pengadilan Negeri (PN) Sleman segera menyidangkan kasus penganiayaan ringan yang menyeret dua terdakwa, yakni Adi Setiono dan Heri Setiawan, warga Dusun Losari, Ngaglik, Sleman. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arfiah Minarti mengatakan, berkas kasus yang membuat heboh war-ga Cangkringan ini sudah masuk dalam daftar tunggu sidang. “Ting-gal disidangkan saja kasusnya. Kasus penganiayaan dua terdak-wa setelah nonton voli itu sempat bikin heboh Cangkringan karena berawal dari keributan dua dusun,” katanya kepada wartawan,
Senin (28/12) kemarin. Dalam BAP diketahui bahwa awalnya dua terdakwa menonton pertandingan voli antara Dusun Losari dengan Triayu. Dua ter-dakwa yang menjadi suporter Dusun Losari ketika selesai pertandingan, dilapori oleh rekan mereka bahwa telah terjadi pemukulan yang dila-kukan oleh suporter Dusun Triayu.
Mereka lalu berniat membalas pemukulan tersebut. Kedua ter-dakwa nekad mencari oknum suporter Triayu yang melakukan pemukulan. “Bertemulah dua ter-dakwa dengan saksi korban Sub-ardi yang langsung diberhentikan saat mau pulang dari lapangan voli,” terangnya. Dari hasil visum diketahui korban dipukul sebanyak empat kali, dan terdapat luka memar di pipi kanan yang diduga benturan benda tum-pul. Akibat tindakannya tersebut, kedua terdakwa dijerat dengan Pa-sal 170 ayat (1) KUHP. “Nanti dalam surat dakwaan akan lebih jelas ba-gaimana, ” jelas Jaksa. (riz/jko/ong)