ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
ABUNG SAMPAH: Usai mengikuti jalan sehat, Warga Kauman, Salaman menimbang sampah yang dipungut di jalan dan pekarangan yang menjadi rute jalan sehat.
MUNGKID – Warga Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang menggelar jalan sehat. Tema yang diambil sampah.Peserta jalan sehat wajib memungut sampah di sepanjang jalan atau peka-rangan yang dilalui saat mereka ikut jalan sehat berkeliling desa.Jalan sehat peduli lingkungan dimulai dari Balai Dusun Kauman, Salaman. Kemudian, rutenya menuju Dusun Mu-losari, Ngapus, Gendingan, Ngandongan, dan Dusun Jurang, Desa Kalisalak. Se-telah berjalan kaki sejauh 4,5 kilometer, warga Salaman berhasil mengumpulkan 159 kilogram (kg) sampah.
Kemudian, sampah dikumpulkan di Bank Sampah Kemilau yang ada di Dusun Kauman. “Sampah organik kami buat pupuk kompos. Sampah plastik dibuat keraji-nan dan lainnya dijual ke pengepul,” ungkap Ketua Bank Sampah Kemilau Kauman, Heri Prastuti kemarin (28/12).Menurut Heri, sejak beroperasi pada 2007, pihaknya bisa mengumpulkan sekitar 1 kuintal sampah berbagai jenis dalam sebulan. “Kami menerapkan sistem tabungan.pembagiannya, 70 persen sampah men-jadi hak penabung dan 30 persen untuk kas.Menjelang Lebaran tabungan sam-pah bisa diuangkan,” paparnya.
Koordinator Magelang Peduli Ling-kungan (MPL) Atin Nurhayati mema-parkan, kini memiliki 84 bank sampah. Jumlah ini bertambah pesat, karena pada 2014 baru ada 15 bank sampah.”Bank sampah ini memberikan manfaat bagi ekologi dan ekonomi untuk masy-arakat. Kami minta semua komponen mendukung bank sampah. Termasuk pemdes lewat anggaran desa,” tegas Atin Nurhayati.(ady/hes/ong)