GUNAWAN/RADAR JOGJA
MENUMPUK: Wisatawan tampak berjubel di mulut Gua Pindul Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul saat menunggu antrean untuk menjelajah gua.
GUNUNGKIDUL – Destinasi wisata Kabupaten Gunungkidul diserbu wisatawan. Hampir sebagian besar pengelola wisata mengaku kewalahan melayani pengunjung. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunung-kidul mencatat, jumlah kunjungan dalam sehari melebihi angka 28 ribu orang.Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbubpar Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, berdasarkan pantauan sejak tiga hari terakhir lonjakan pelancong mulai terlihat
Mereka datang dari luar daerah. “Seperti dari Jawa Tengah, Jakarta, Surabaya, dan kota besar lainnya. Dalam sehari jumlah kunjungan rata-rata lebih dari 28 ribu orang,” katanya, kemarin (27/12).Dia menjelaskan, data wisata-wan yang masuk ke Kota Gaplek terpantau dari tempat pemu-ngutan retribusi (TPR) dan laporan pengelola desa wisata. Lonjakan jumlah pengunjung, dirasakan juga oleh pengelola desa wisata baru.”Misalnya desa wisata kuliner Kampung Emas. Jumlah kun-jungan melonjak hingga 100 persen,” ujarnya.
Sementara itu, banjir pengun-jung juga dirasakan salah satu destinasi wisata andalan Gua Pindul. Objek wisata susur gua tersebut dalam sehari menerima tamu hingga 18 ribu orang. Ko-ordinator Tempat Penarikan Retribusi 1 Gua Pindul Widodo mengatakan, terjadinya lonjakan pengunjung mulai dirasakan sejak tanggal 24 Desember lalu. Karena saat ini pelancong tum-pah ruah, semua tenaga dimak-simalkan.Dia memprediksi, lonjakan wisatawan masih akan terjadi hingga sepekan menda-tang. “Prediksi kami sampai tahun baru masih tetap ramai,” kata Widodo.
Meningkatnya jumlah kun-jungan jelas disambut suka cita oleh pengelola. Sebab pada hari biasa, untuk objek wisata Gua Pindul hanya dikunjungi sekitar 3 ribu wisatawan. Sementara itu, salah seorang pengunjung Deny Citra Susila mengaku tidak masalah meski harus antre masuk Gua Pindul. Sejak awal dia sudah mempre-diksi hal tersebut, di mana akan terjadi penumpukan wisatawan. “Tidak masalah antre, karena ter-bayar dengan keindahan alam yang kami datangi,” ucap wisatawan asal ibukota itu. (gun/ila/ong)