Belajar dan adaptasi jadi bagian proses seseorang ketika berada di tempat kerja yang baru. Demikianlah yang dialami Precy Setyadhika Permata. Sempat memutuskan untuk menjadi pegawai negeri sipil, namun dunia perhotelan rupanya masih memiliki daya magnet kuat terhadap dirinya.
SEMUA dilalui perempuan yang akrab dipanggil Cicy ini dengan proses belajar. Keinginannya untuk mencoba menjadi abdi negara, dijalani dengan serius. Buku-buku tebal persiapan tes pun dibelinya.”Kayanya niat banget waktu itu, belajar terus. Sampai mau tes di Jakarta ma-sih belajar hing-ga beli buku per-siapan tes yang tebal-tebal,” ujar Cicy yang kini men-jalani profesi mar-keting communication di salah satu hotel di Jogja ini.
Selain niat, dia juga tidak ingin terlena dengan persiapan se-adanya dari segi pengetahuan. Waktu yang ada dimanfaatkan untuk menambah wawasan. Meski persiapan optimal yang dilakukannya belum berhasil membuatnya lolos.Meski perjuangan dan kepu-tusannya untuk beralih profesi belum berhasil, namun Cicy tidak merasa menyesal sedikit pun. Justru dengan pengalaman itu, dia memiliki lebih banyak pengetahuan dan wawasannya lebih terbuka.”Karena kemarin aku coba di Kemenetrian ESDM, memang beda dari profesiku di hotel sebagai public relations,” ujarnya.
Kegagalan ini, lantas membuat-nya bertahan di dunia hospita-lity. Dia kembali bergeliat di dunia perhotelan. Proses belajar pun kembali dijalaninya. Meski menjadi marketing communication sesungguhnya tidak berbeda jauh dengan pu-blic relations, Cicy harus mengu-lik betul tentang brand hotel tempatnya bernaung.”Aku kembali belajar dari awal. Belajar brand, karakter hotel, kekuatan, dan kelemahannya,” ujar perempuan kelahiran 31 Maret 1990 ini.
Kini, dia semakin mantap me-langkah dengan profesinya ini. Enam bulan beradaptasi cukup membuatnya meneguhkan diri untuk menjalani tahun 2016 bersama tim yang baru.”Pengalaman pindah peker-jaan, benar-benar memberikan-nya banyak pelajaran bagiku. Kini makin mantap dalam men-jalani pekerjaan saat ini,” ung-kapnya saat ditemui belum lama ini. (dya/ila/ong)