JOGJA – Pemprov DIJ telah menyelesaikan proses perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemprov DIJ sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Istimewa (Perdais) Kelembagaan, yang akan efektif berlaku mulai Januari 2016. Senin nanti (28/12), direncanakan akan dilakukan pelantikan pejabat yang menduduki pos baru.”Rencananya, 28 Desember 2015 nanti ada pelantikan, tapi kalau untuk kepala dinas baru, informasinya belum,” ujar Kepala Biro Organisasi Setprov DIJ YB Jarot Budi Harjo Drajat, kemarin (25/12)
Menurut dia, pihaknya sudah melaksanakan sesuai dengan perintah dalam Perdais Kelem-bagaan tersebut. Meskipun be-gitu, untuk urusan penataan sumber daya manusia (SDM) maupun aset organisasi baru di Pemprov DIJ tersebut, Jarot me-minta untuk bertanya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIJ dan Dinas Pendapatan Pe-ngelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIJ. Menurut dia, sudah dilakukan penataan SDM dan aset untuk organisasi baru tersebut. “Untuk penempatan kantor dinas baru di mana sudah diatur DPPKA, termasuk untuk SDM juga sudah diatur BKD,” tandasnya.
Sesuai dengan Perdais Kelem-bagaan yang sudah disahkan dan mendapat evaluasi dari Kemendagri, nantinya akan ada penambahan Asisten Sekprov IV Bidang Keistimewaan yang diduduki oleh pejabat Eselon II a. Tentang Asekprov Bidang Keistimewaan tersebut, Jarot menolak untuk menjelaskan perannya. “Saya hanya jawab sesuai yang saya tahu, kalau itu tanya ke Pak Sekprov yang lebih tahu,” elaknya.
Struktur lainya adalah pem-bentukan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, serta Sekretariat Parampara Praja. Untuk Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, terdiri dua bidang. Pertama, Bidang Pertanahan yang se-belumnya di bawah Biro Tata Pemerintahan (Tapem). Dinas Pertanahan nantinya hanya khusus mengurusi tanah Kasul-tanan dan Kadipaten
.Kedua, Bidang Tata Ruang yang sebelumnya di bawah Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM).Untuk Dinas Kebudayaan, yang sebelumnya empat bidang, nanti-nya akan ditambah menjadi enam bidang. Antara lain Bidang Perencanaan, Bidang Peles tarian Warisan dan Nilai Budaya, Bidang Sejarah Bahasan dan Sastra, Bidang Adat dan Seni Tradisi, Bidang Seni dan Film, Bidang Permuseuman. Kemudian untuk Sekretariat Parampara Praja, nantinya akan dijabat oleh pejabat Eselon III. Perannya sebagai Dewan Per-timbangan Gubernur berkaitan dengan Keistimewaan DIJ. Ang-gotanya terdiri dari unsur Kera-ton, Puro Pakualaman, Pemprov DIJ, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Sebelumnya, Kepala BKD DIJ Agus Supriyanto mengatakan sudah siap dengan adanya pe-rubahan beberapa organisasi di lingkungan Pemprov DIJ. Agus mengatakan, masih menunggu pelaksanaan Perdais Kelemba-gaan yang mulai berlaku pada 1 Januari nanti. Termasuk untuk pengisian jabatan eselon dua, yang harus melalui mekanisme lelang jabatan sesuai dengan UU Aparatus Sipil Negara (ASN). “Kan masih bisa diisi oleh pelaksana harian (Plh) atau pelaksana tugas (Plt),” jelasnya. (pra/jko/ong)