RADAR JOGJA FILE
BANYAK PILIHAN: Penjaja ikan laut di Pantai Depok, Bantul, menjajakan beraneka macam ikan laut. Kuliner ikan laut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi Pantai Depok.
KRETEK – Libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad dan perayaan Hari Natal, membawa berkah tersendiri bagi pemilik warung kuliner seafood dan nelayan Pantai Depok. Tidak sedikit pengunjung dari luar DIJ yang menikmati liburan panjang dengan menikmati santapan kuliner seafood dan membawa oleh-oleh ikan hasil tangkapan nelayan.
Dardi Nugroho, salah satu pemilik warung kuliner di Pantai Depok mengatakan, mayo-ritas pengunjung datang ke Pantai Depok saat sore hari. Mereka berasal dari Surabaya, Jakarta, dan Bandung dan sejumlah kota di Jawa Tengah. Mereka menggunakan ken-daraan pribadi dan bus.”Sudah dari hari kemarin (Kamis) mulai ramai,” terang Dardi, kemarin (25/12).
Di Pantai Depok, lanjut Dardi, sebagian wisatawan ada yang bermain air laut. Sebagian lagi ada yang sekadar melihat panorama alam berupa laut dan matahari terbenam. Setelah itu, rombongan wisata-wan yang didominasi keluarga ini, baru menikmati santapan kuliner seafood khas Pantai Depok.”Kebiasaan wisatawan di sini memang begitu. Kuliner sebagai penutup,” ucapnya.
Pemilik warung kuliner Salsabila ini meya-kini, jumlah pengunjung di Pantai Depok akan membludak saat libur tahun baru. Mengingat, Pantai Depok salah satu destinasi favorit pengunjung saat libur tahun baru. “Tahun-tahun sebelumnya memang begitu,” ungkapnya.
Selain menikmati panorama alam dan kuliner seafood, tidak sedikit pengunjung yang membeli ikan segar hasil tangkapan para nelayan untuk dijadikan oleh-oleh. “Keuntungan sedikit lebih banyak daripada dijual di TPI (tempat pelelangan ikan),” jelas Mistok, salah satu nelayan Pantai Depok.
Dia mencontohkan ikan lele laut. Di TPI, perkilogram hanya dihargai Rp 15.000. Kepada pengunjung salah satu ikan tangkap-an para nelayan ini minimal bisa dijual Rp 30.000 per kilogram. “Tapi tidak semua ikan laku dijual,” ucapnya.Lobster, misalnya. Hasil tangkapan ini tidak laku dijual karena harganya cukup mahal. Perkilogram lobster dihargai Rp 400.000. (zam/jko/ong)