HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
RUSAK PARAH:Mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AB 1442 QQ saat dievakuasi dengan mobil derek untuk dibawa ke Mapolres Kulonprogo.
KULONPROGO – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Wates-Purworejo KM 3, Dalangan, Kecamatan Wates, Kamis (24/12). Sebuah mobil Toyota Avanza AB 1442 QQ masuk ke parit sedalam dua meter. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun tiga penum-pang mengalami luka-luka.Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika mobil yang berisi satu keluarga terdiri lima orang asal Gotakan, Kecamatan Godean, Sleman, melaju kencang dari arah utara (Jogjakarta) dengan tujuan Kroya, Jawa Tengah.
Diduga kuat sopir mengantuk, se-hingga tidak kuasa mengendalikan laju kendaraan. Mobil oleng ke kanan lalu menabrak dua pohon dan masuk parit. Melihat insiden itu, warga setem-pat langsung melakukan pertolongan. Korban dievakuasi dan dilarikan ke RS Kharisma Paramedika, Wates.”Mobil dikemudikan Badri, 50, warga Gotakan, Godean, Sleman. Sopir di-duga kuat mengantuk. Sebelum masuk parit, mobil sempat menabrak dua pohon perindang jalan,” terang Kanit Laka Lantas Polres Kulonprogo Iptu Ipung Sutarno.
Ipung menjelaskan, berdasarkan ha-sil olah tempat kejadian perkara (TKP) mobil melaju kencang dari utara, hal itu bisa dilihat dari bekas benturannya. Dua pohon perindang bahkan tumbang setelah ditabrak. Mobil masuk parit juga dengan posisi berbalik arah bagian depan di sebelah utara.”Lima korban di dalam mobil adalah suami-sitri, dua anak dan seorang mer-tua. Keterangan sang sopir mengaku kelelahan, karena beberapa hari kurang tidur. Tidak ada korban jiwa, hanya penumpang di jok tengah mengalami luka di bahu,” jelasnya.
Saksi mata, Purwati, 49, mengung-kapkan, saat kejadian ia tengah sibuk berjualan soto. Hingga kemudian ia mendengar suara benturan keras dan melihat mobil sudah berada di bawah atau parit. “Warga kemudian berdatangan untuk melihat dari dekat. Korban sebagian ditenangkan di sebuah masjid tak jauh dari lokasi kejadian, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.Sang Sopir, Badri, tidak mengalami luka sedikit pun. Dua anaknya mende-rita luka di bagian kepala. Mertuanya bernama Soviah, 70, mengalami retak tulang bahu sebelah kanan, yang akhirnya dirujuk ke RS Bethesda Jogja atas permintaan keluarga.Kondisi mobil rusak parah, setelah berhasil dievakuasi kemudian diderek ke Mapolres Kulonprogo. (tom/laz/ong)