DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
KOMITMEN: Fitriana Mansur dan Lia Karina Mansur, dua di antara 18 atlet yang mengikat kontrak dengan KONI DIJ untuk berprestasi di PON 2016 mendatang.
JOGJA-KONI DIJ mengontrak 18 atlet potensial yang diproyeksikan dapat meraih medali emas di PON Jawa Barat tahun depan. Langkah ini sebagai langkah untuk bisa mendulang 15 medali emas di multievent berskala nasional tersebut. Masing-masing atlet dikontrak Rp 125 juta.
Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo mengatakan, kontrak ini sebagai triger agar atlet berjuang maksimal untuk meraih prestasi terbaik bagi DIJ di kancah nasional. “Sebagai tahap awal kontrak ini kami berikan Rp 50 juta. Setelah nanti mendapatkan emas, sisanya kita berikan. Namun kalau tidak dapat emas no way atau hangus,”ujarnya usai penandatangan kontrak bersama 18 atlet unggulan didampingi Ketua Komisi D DPRD DIJ Jose Rizal dan Kasi Olahraga BPO Disdikpora Eka Heru Prasetya di Kantor KONI DIJ, Selasa (22/12).
Nilai kontrak setiap atlet secara perorangan sebesar Rp 125 juta dan untuk ganda. Khususnya bola voli pasir Rp 100 juta per atlet yang dibayarkan dalam dua tahap. Pembayaran tahap pertama dilakukan setelah penandatanganan kontrak masing-masing sebesar Rp 50 juta untuk atlet perorangan dan ganda Rp 40 juta.
Sedangkan pembayaran tahap ke-dua atau sisanya masing-masing sebesar Rp 75 juta untuk atlet perorangan dan ganda Rp 60 juta dilakukan setelah mereka berhasil memenuhi target medali emas.
Dari kontrak yang ditandatangani, atlet hanya dibebani untuk bisa mengikuti program pemusatan latihan daerah (puslatda) secara penuh sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Dari agenda pelatihan yang digelar diharapkan atlet bisa memenuhi target yakni bisa merebut emas. Puslatda PON KONI DIJ akan dimulai Januari 2016 mendatang selama sembilan bulan. Hal tersebut menyesuaikan dengan rencana PON XIX yang akan digelar September 2016. “Kalau Pengda cabor lain merasa memiliki atlet andalan tetapi tidak dikontrak bisa mengajukan usulan dengan menyampaikan data prestasi atlet yang bersangkutan, dan kami tunggu satu bulan agar tidak tercecer,”ujarnya.
Ketua Panitia Mansur S mengatakan, 18 atlet ini sesuai dengan portofolio prestasi yang mereka capai, terutama saat Kejurnas Kualifikasi atau Pra PON yang telah diikuti kemarin. “Total emas yang diperoleh DIJ di Pra PON kemarin 17 emas, dari 18 atlet inilah target 15 medali PON 2016 bisa tercapai,”ujarnya.
Ketua Bidang Arbitrase KONI DIJ Achiel Suyanto menambahkan, jika ada atlet yang membelot ke daerah lain, atlet diharuskan mengembalikan semua dana yang telah diterima selama menjadi atlet DIJ. “Kalau terbukti “selingkuh”, tidak hanya dana dari kontrak ini. Tapi semua dana yang telah dikeluarkan dan diterimakan selama pembinaan di DIJ harus dikembalikan,” tegasnya.
Delapan belas atlet yang dikontrak di antaranya Liontin Evangelista, Fathailah, Sama’i dan Elan Riyadi (balap sepeda). Kakak beradik Lia Karina Mansur dan Fitriana Mansur (taekwondo). Ivana Ardelia (wushu). Claudia Megawati, Anisa Feritrianti dan Putri Yanindha Sari (renang indah). Ade Candra Rahmawan dan Gilang Ramadhan (bolavoli pasir). Rusdianto (gantole). Prima Wisnu W, Rahmat Sulistyawan, Titik Kusumawardhani dan Hendra Purnama (panahan).(dya/din/ong)