KULONPROGO – Tahun 2016, Kulonprogo akan memberangkatkan 211 Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal ke tanah suci. Persiapan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar pramanasik lebih awal, dengan maksud agar penjelasan tentang pembuatan paspor dan pengurusan visa tidak terhambat seperti tahun lalu.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo Drs H Edhi Gunawan MPdI mengatakan, kegiatan pramanasik ini hanya diikuti 204 orang, karena tujuh calhaj lainnya sudah pernah berangkat haji dan dinilai sudah paham terkait segala pengurusan paspor dan visa.
“Dua ratus empat calhaj tersebut yang ikut pramanasik ini terdiri 93 orang laki-laki, dan 111 perempuan. Dari jumlah itu, terbanyak dari Kecamatan Wates sebanyak 39 orang, dan paling sedikit Kecamatan Kokap dan Nanggulan masing-masing 6 orang,” terangnya, kemarin (22/12).
Kasi Haji dan Umroh Kemenag Kulonprogo Drs H R Nur Rahmawan Sugiharta menambahkan, proses pembuatan paspor akan dilakukan Januari mendatang, sementara untuk manasik hajinya, belum ada instruksi akan dilakukan berapa kali.
“Ini sambil menunggu instruksi, pembuatan paspor akan dilaksanakan Januari 2016. Semua persyaratan pembuatan paspor sudah lengkap, karena bulan itu pula calhaj harus sudah ada di Imigrasi. Percepatan pembuatan paspor, dimaksudkan pengurusan visa bisa lebih awal pula,” imbuhnya.
Rahmawan menjelaskan, untuk daftar tunggu calhaj Kulonprogo masih sampai tahun 2033 atau 18 tahun ke depan. Calhaj yang masuk dalam daftar tunggu di Kulonprogo mencapai 3.500 orang lebih, sedangkan untuk DIJ lebih banyak lagi. (tom/jko/ong)