HUMAS JASA RAHARJA FOR RADAR JOGJA
PELAYANAN MAKSIMAL: Kepala PT Jasa Raharja DIJ I Ketut Suardika didampingi Kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto saat penandatanganan MoU Pos Pelayanan Terpadu Korban Kecelakaan Lalu Lintas Kulonprogo
logo-jasa-raharja
JOGJA – PT Jasa Raharja (per-sero) terus berinovasi. Itu seiring dengan predikatnya sebagai pembayar pertama santunan korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan. Perusahaan milik pemerintah ini, terus ber-komitmen meningkatkan kua-litas pelayanan yang terbaik dan berkesinambungan.
Hal ini sebagai bentuk kesa-daran bahwa kualitas pelayanan merupakan ujung tombak men-gukur kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Bagi Jasa Raharja, kepuasan masya-rakat merupakan penambahan nilai (value added) yang dapat membangun kepercayaan ke-pada perusahaan.
Apalagi, ma-syarakat kian dinamis, kian cerdas, dan kritis. “Hal ini membuat Jasa Ra-harja tak pernah berhenti dalam berinovasi, terutama dalam me-ningkatan kualitas pelayananan,” kata PT Jasa Raharja DIJ I Ketut Suardika di sela acara Apel Ope-rasi Lilin Progo 2015, kemarin.
Sebagai bentuk komitmen ter-sebut, PT Jasa Raharja mem-buat kesepakatan bersama dengan instansi. MoU antara PT Jasa Raharja dengan Polres Ku-lonprogo tersebut untuk mening-katkan pelayanan penanganan dan pendataan korban kecelaka-an lalu lintas dan angkutan jalan, serta penyelesaian santunan kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum secara terpadu.
Ikut pula dalam MoU, antara lain Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Jogja-karta, dan delapan rumah sakit yang ada di Kulonprogo. Yakni, RSUD Wates, RSUD Nyi Ageng Serang, RSU PKU Muhamma-diyah Nanggulan, RSU Tharuma Kharisma Paramedika Wates, RS Santo Yusuf Boro Kalibawang, RSU Pura Raharja Lendah, RS Rizki Amalia Temon dan RS Rizki Amalia Lendah.
“Bentuk Inovasi ini sejalan dengan misi perusahaan, yaitu menjadi perusahaan terkemuka di bidang asuransi dengan mengutamakan penyelenggaraan program asu-ransi sosial, dan asuransi wajib yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat,” tandas Suardika.
Menurutnya, tujuan penanda-tanganan kesepakatan bersama pelayanan terpadu, adalah un-tuk mempermudah dan mem-percepat proses penyelesaian, serta pembayaran santunan terhadap korban-korban ke-celakaan lalu lintas dan angku-tan jalan, terutama korban ce-dera luka-luka. Nantinya, para korban akan mendapat pera-watan di 8 rumah sakit tersebut.”Ini sebagai bentuk implemen-tasi Prime yaitu proaktif, ramah, ikhlas, mudah dan empati,” jelas Suardika
.Kesepakatan bersama pelaya-nan terpadu, juga bertujuan untuk memaksimalkan upaya jemput bola terhadap korban kecelakaan lalu lintas dan ang-kutan jalan. Hal ini sesuai dengan amanat UU 33 Tahun 1964 dan UU 34 Tahun 1964. “Ini sesuai dengan prinsip pe-layanan PT Jasa Raharja yaitu Prinsip 5 T yaitu tepat infor-masi, tepat jaminan, tepat sub-jek, tepat waktu, dan tepat tem-pat. Serta prinsip 3 T yaitu tang-gap, tangkas, tangguh ,” terang Suardika. (mar/jko/ong)