JOGJA – Renovasi Stadion Mandala Krida yang dilakukan Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIJ dilanjutkan 2016 mendatang. Renovasi yang di-lakukan secara bertahap sejak tahun 2013 ini diklaim sesuai dengan jadwal. Seperti sisi utara yang fisik bangunan sudah masuk tahap pemolesan akhir.Sedangkan sisi timur, sudah masuk tahap finishing termasuk pemasangan listrik di seluruh ruangan tribun. BPO DIJ berharap sisi timur dan utara sudah bisa selesai 100 persen di tahun 2016.Tahun depan, stadion kebang-gaan warga Kota Jogja tersebut akan kembali digelontor dana. Di 2016 BPO menganggarkan dana Rp41 miliar dengan kegiatan pembongkaran tribun barat. “Untuk 2016 mulai ke sisi barat sekaligus penyelesaian sisi timur dan utara,” ujar Kepala BPO DIJ Edy Wahyudi.
Dia menyebutkan, alokasi dana Rp 41 miliar di 2016 ter catat menjadi jumlah terbesar yang telah dikucurkan setiap tahun. Empat tahun berjalan, renovasi telah menelan dana Rp 109 miliar yakni Rp 6 miliar di 2013 yang merupakan tahun pertama renovasi dilakukan. Kemudian di 2014 dialokasikan dana Rp 30 miliar, kemudian tahun kemarin dikucurkan dana Rp 32 miliar dan tahun depan ada alokasi dana Rp 41 miliar.Edy mengatakan, penye lesaian sisi timur menjadi target pada kegiatan tahun depan. Karena dengan dibongkarnya sisi barat, dibutuhkan ruang untuk ke giatan di stadion.
Dari estimasi alokasi anggaran yang diperhitungkan, untuk penyelesaian sisi timur dan barat serta pembongkaran sisi barat dibutuhkan dana Rp 51 miliar. Namun demikian, dalam proses penganggaran di pemerintah daerah alokasi dana yang di-berikan hanya Rp 41 miliar. Pihaknya bersyukur masih bisa melanjutkan pembangunan ini, meski tidak dipenuhi (kebutuhan dana) seluruhnya.”Untuk itu kami melakukan perncanaan ulang untuk mem-prioritaskan mana yang penting,” ujarnya. (dya/din/ong)