SERANG – Rapat para petinggi polisi di Mapolda Banten jelang Gelar Operasi Natal dan Tahun Baru, Sabtu (19/12) mendadak gaduh. Sumber kegaduhan adalah suara letusan pistol yang tiba-tiba terdengar dari luar ruangan rapat.
Setelah ditelusuri letusan ternyata berasal dari pistol milik ajudan Kapolres Serang berinisial S. Dia telah menembak rekannya sendiri, ajudan Kapolres Cilegon, Brigadir IS di bagian paha sebelah kanan.
Kronologi insiden itu, hingga kemarin masih simpang siur. Namun berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, kejadian tersebut bermula saat kedua ajudan tengah asik bercanda dengan menggunakan senpi. Brigadir S mengokang senjatanya yang kebetulan saat itu mengarah ke Brigadir IS. Tiba-tiba saja senpi itu meledak dan mengenai paha Brigadir IS.
Suara ledakan sontak membuat para perwira polisi yang tengah rapat mendadak geger. Tak berapa lama, Birgadir IS pun dilarikan ke Rumah Sakit untuk diberikan perawatan. Hingga berita ini ditulis, Brigadir IS masih berada di RSUD Banten untuk menjalani operasi, mengeluarkan proyektil peluru yang diduga masih bersarang dipahanya.
Kabid Humas Polda Banten AKBP Ermayadi saat dikonfirmasi terkait hal itu kemarin, membenarkannya. Namun pihaknya membantah informasi yang menyebutkan bahwa keduanya sedang bercanda, hingga terjadinya letusan pistol milik Brigadir S.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi saat anggotanya tengah melakukan pembersihan senjata. Namun tanpa sengaja pistol itu meletus dan mengenai Brigadir IS.”Bukan sedang bercanda, tapi sedang membersihkan senjata. Tiba-tiba ada letusan di senjata,” kilah Ermayadi.
Saat wartawan memastikan, jika korban dan pelaku merupakan ajudan kapolres, Ermayadi tidak membenarkan maupun membantahnya. Sementara, Kapolres Serang AKBP Nunung Saefudin belum dapat dikonfirmasi lantaran nomor teleponnya sedang tidak aktif.(NED/IGO/RIU/dil/jpnn/ong)