JOGJA- Sebanyak 39 tim dari lima kota di Pulau Jawa siap memperebutkan Piala Wali Kota Jogja di ajang kompetisi Jogja Youth Basketball Competition (JYBC) 2015.
Kompetisi yang akan digelar di GOR Amongrogo Jogja pada 20-23 Desember ini akan mempertandingkan 10 kategori.
Ketua Panitia KRMT A Tirtonegoro mengatakan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mempertandingkan kelompok umur junior, kali ini pihaknya juga akan mempertandingkan kelompok usia veteran untuk putra dan putri.
“Dari seluruh peserta ini, nantinya akan dibagi dalam 7 kategori usia junior,”ujarnya kemarin(17/12).
Tujuh kategori usia junior tersebut meliputi kelompok umur (KU) 10 tahun, KU-12 tahun putra dan putri, KU-14 putra dan putri, serta KU-16 putra dan putri. Sedangkan untuk kelompok veteran, nantinya akan dipertandingkan KU-40 putra dan putri, serta KU-50 tahun putra. Sedangkan khusus untuk KU-10 tahun, untuk sementara peserta yang akan ambil bagian dalam satu grup terdiri dari 3 tim.
Pria yang akrab disapa Joko Tirtono ini menambahkan, untuk tim-tim yang akan ambil bagian meliputi, KU-10 tahun yakni GCBS Jogja, Bima Sakti Bandung, dan Sahabat Semarang. Di KU-12 tahun, GCBS Jogja, Scorpio Bandung, Bima Sakti Bandung, Indonesai Muda Jakarta. Pada KU-14 tahun, GCBS Jogja, Scorpio Bandung, Bima Sakti Bandung, Indonesia Muda Jakarta. Serta di KU-16 tahun putra, GCBS Jakarta, Metro Starlight Bandung, De Britto Tiger Jogja, Karangturi Semarang. Sedangkan KU-16 tahun putri terdiri dari GCBS Jogja, Scorpio Bandung, Karangturi Semarang, dan Indonesia Muda Jakarta.
Sedangkan untuk KU-40 tahun veteran putra, diikuti Tarumatex Bandung, Scorpio Bandung, Sahabat Semarang, dan Glory Bandung. Pada KU-40 tahun veteran putri, diikuti Tarumatex Bandung, Mahameru Surabaya, Sahabat Semarang, dan GCBS Jogja. Sedangkan di KU-50 tahun veteran putra, tim-tim peserta meliputi Tarumatex Bandung, Aldino Jakarta, Sahabat Semarang, dan Bhineka Solo.
Joko menyebut, ajang ini juga akan menjadi bagian dalam agenda menyongsong Asian Games 2018. “Rencananya diajang ini nanti juga dihadiri Menpora Imam Nahrawi. Ajang kompetisi bagi pebasket ini juga dimaksudkan untuk menggalakkan kegiatan basket di Indonesia, khususnya DIJ, sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi kepada pesertanya agar lebih berkembang,”ujarnya.(dya/din/ong)