JOGJA- Dalam rangka menutup program 2015, Pengkab Forki Bantul mengirim lima karateka pra junior mengikuti UNJ Open Nasional yang digelar 18-20 Desember 2015 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
Keikutsertaan para karateka muda ini untuk menambah jam terbang di level nasional. Sekaligus melihat peta atlet pra junior di skala nasional. “Tim sudah sampai di Jakarta, Rabu (16/12). Mereka sudah melakukan daftar ulang dan Jumat (18/12) ini siap bertanding,”ujar pelatih sekaligus manager tim Irwansyah Ginting.
Selain menambah jam terbang bertanding, karateka yang dikirim adalah mereka yang memiliki disiplin dalam berlatih serta motivasi berprestasi di level yang lebih tinggi. Dengan kedisiplinan dan motivasi yang dimiliki, mereka memiliki perluang untuk menyabet medali.
Lima atlet yang dikirim yakni Benedicta Rieda Larasati (kata dan kumite +30 kg pra pemula putri), Daffa Faalih Ananta (kumite -35 kg pra pemula putra), Nathaniel Abimanyu (kumite +35 kg putra), Akbar Tyo P (kumite +35 kg pra pemula putra) dan Rifqi Rozaqi (kumite -52 kg cadet putra). “Dengan potensi mereka kami targetkan bisa membawa pulang 3 medali,”ujarnya.
Berdasar informasi panitia pelaksana, kejuaraan terbuka tahun ini diikuti setidaknya 1.000-an lebih karateka dari seluruh propinsi di Indonesia. Hampir semua provinsi ikut, tetapi banyak yang ikut justru atlet prajunior. Bahkan peserta prajunior mendominasi, dibanding kategori junior dan U21 yang juga dipertandingkan.
Justru menurutnya, semakin banyaknya peserta akan semakin bagus bagi anak-anak untuk menuju tangga juara. Sekaligus melihat peta nasional di kategori pra junior, mengingat PB Forki tidak menyelenggaraan kejurnas untuk kategori ini. “Bagaimanapun karena pelaksanaan di Jakarta tentu atlet-atlet DKI, Jabar, Banten, dan Lampung banyak akan turut,” ujar Ginting.(dya/din/ong)