Hendri Utomo/Radar Jogja
MENGUNGSI: Kerja bakti di rumah Adi Suwito, 78, dan anaknya, Dusun Kluwih, Pendoworejo, Girimulyo, Kulonprogo, yang sempat tertimbun longsoran bangket, kemarin.
KULONPROGO – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan bencana tanah longsor di Pendoworejo, Girimulyo, Kulonprogo, Selasa (15/12) malam. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun dua rumah warga rusak parah akibat tertimbun tanah dan mengakibatkan kerugian jutaan rupiah.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, bencana tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Bangket jalan setinggi 10 meter dan panjang 22 meter di Dusun Kluwih, Pendoworejo, Girimulyo, longsor dan menimbun dua rumah milik warga yang tepat berada di bawahnya.
Korban Adi Suwito, 78, menjelaskan, saat kejadian ia tengah berada di rumah anaknya yang hanya berdempetan. Hujan lebat sudah terjadi sejak pukul 16.00 WIB, hingga kemudian mendengar suara gemuruh ia langsung lari. “Tidak hanya bunyi gemuruh, tanah juga terasa bergetar,” jelasnya kemarin (16/12).
Material tanah tidak hanya merusak bangunan rumah, namun perabotan yang ada di dalamnya juga ikut rusak, termasuk dua motor milik anak dan cucu korban yang terparkir di teras rumah. Keluarganya akhirnya memilih mengungsi di tempat anaknya yang dirasa lebih aman. “Baju juga cuma tersisa yang saya pakai ini,” ucapnya.
Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Girimulyo Sumarjo mengungkapkan, sebelumnya longsor memang sudah terlihat retakan pada bangket bagian atas. Diduga hujan lebat yang mengguyur perbukitan Menoreh masuk ke dalam rekahan bangket yang akhirnya longsor. “Bangket tidak mampu menampung air hujan yang masuk lewat retakan atas, kemudian jebol,” ungkapnya.
Menurut Sumarjo, untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti longsor susulan, keluarga korban diminta mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Terlebih masih ada beberapa retakan pada bangket yang tersisa.
“Tagana beserta aparat dan masyarakat setempat sudah menggelar kerja bakti hari ini (kemarin, Red). Selain membersihkan material tanah dan bangket, juga mengevakuasi harta benda yang masih bisa digunakan,” ujarnya.
Sumarjo menambahkan, tanah longsor juga terjadi pada bangket jalan sepanjang 22 meter dan tinggi lima meter di Dusun Bulak, Pendowoharjo, Selasa petang pukul 18.00 WIB. Longsor juga mengakibatkan rumah Pardi, 35, rusak parah. “Dua orang juga harus diungsikan,” imbuhnya. (tom/laz/ong)