JOGJA – Rektor UPN Veteran Jogja, Sari Bahagiarti meminta kepada paraalumni ikut mengembangkan kampus yang didirikan oleh pejuangkemerdekaan RI tersebut. Ajakan ini menyusul status kampus UPN VeteranJogja yang masih menduduki peringkat tiga belum naik peringkat sepertikampus ITB dan UGM.
“Untuk itu, kami akan membentuk tim program percepatan dengan satgasdan klinik internasional,” kata Sari dalam acara Sarasehan PeranAlumni UPN Veteran Jogja dalam rangka Dies Natalis ke-57 di kampussetempat, akhir pekan lalu.
Menurut Sari, saat ini UPN Veteran tengah mengalami krisis profesor.Pada 2010 UPN Veteran Jogja memiliki 10 profesor kini tinggal 6 orang.Untuk mengatasi masalah tersebut tim satgas dan klinik internasionalakan membantu sekaligus mendorong kepada 50 doktor dilingkungan UPNVeteran segera mendapatkan gelar profesor/guru besar. Sebab, selamaini para calon guru besar mengeluhkan sulitnya mempublikasikan karyailmiah pada jurnal internasional yang memiliki kredibel. “Kami akanmendorong 50 doktor segera menjadi guru besar,” tambah Sari.
Selain itu, tahun depan UPN Veteran Jogja akan membuka 10 programstudi (prodi) baru. Untuk S3 prodi baru yaitu Teknik Geologi dan S2yaitu Prodi Perminyakan dan Komunikasi. Sedangkan untuk S1 yaituSistem informasi dan Geotika serta Teknik Elektro “Kami mohon dukungansuport para alumni. Kami punya target lima tahun mendatang jumlahmahasiswa dari 13 ribu menjadi 25 ribu,” papar Sari.
Ketua Panitia Bambang Kuncoro mengatakan sarasehan ini merupakan momenkumpul alumni tersebar. Biasa para alumni berkumpul antar kompartemendaerah. Dalam ajang ini mereka tidak sekadar berbincang-bincang tapiikut memikirkan UPN Veteran di masa mendatang.
“Kami membutuhkan masukan para alumni suapya UPN Veteran ini dapatlebih berkembang,” jelasnya. (mar)