DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
SOLUSI: KONI Kota Jogja melakukan aspirasi dari cabor dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sabtu (12/12) lalu.
JOGJA-Sebagai pembina cabang olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja membutuhkan proses penjaringan program dari cabang olahraga agar kegiatan yang diagendakan sesuai dengan kebutuhan.
Untuk itu, KONI Kota Jogja melakukan aspirasi dari cabor dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sabtu (12/12) lalu.
Kabid Perencanaan KONI Kota Jogja Tri Joko Susanto mengatakan, pihaknya perlu melakukan penyerapan aspirasi dari cabor agar saat menyusun program kerja 2016 yang bisa diajukan ke pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan.”Sehingga kegiatannya sinkron dengan kebutuhan dan yang kita ajukan ke Pemkot Jogja bisa tepat sasaran,” ujarnya.
Tri mengatakan, dalam musrenbang pihaknya mempertimbangkan usulan kegiatan dan kebutuhan anggaran. Dengan harapan semua usulan yang disampaikan cabor bisa tertampung dan bisa mendapatkan dukungan. Jika hal tersebut terealisasi, program kegiatan pembinaan cabor di Kota Jogja diyakini bisa berlangsung secara berkesinambungan.
Dengan program yang tepat sasaran dan berkesinambungan bisa diharapkan ada perkembangan yang lebih positif pada pembinaan olahraga. Salah satu yang ditargetkan adalah perbaikan prestasi Kota Jogja di gelaran Porda 2015 yang hanya mampu bertengger di ranking ketiga dan gagal mempertahankan gelar juara umum.
Harapannya, pemerintah daerah bisa memberikan dukungan pada program yang disusun. Sehingga terjadi kesimbangan antara beban yang diberikan yakni pembinaan cabang olahraga, dengan bantuan berupa dana untuk merealisasikan program yang disusun. “Cabang olahraga jangan hanya dibebani dengan target. Tapi juga harus diperhatikan kebutuhannya, mereka juga memerlukan dana untuk melakukan pembinaan dan sebagainya,” ujar Joko.(dya/din/ong)