GUNUNGKIDUL – Warga di Gunungkidul dibuat resah dengan kasus kematian hewan ternak secara misterius. Sedikitnya sudah ada empat ekor sapi ditemukan sudah dalam kondisi terbujur kaku.
Kejadian aneh yang berlangsung sejak sepekan terakhir itu berlangsung di Padukuhan Singkar II, Wareng, Wonosari. Rata-rata sapi diketahui mati pada pagi hari ketika hendak diberi makan oleh pemiliknya.
Salah seorang warga, Agus Tri Nugroho, menuturkan kematian hewan ternak sapi milik penduduk tidak terjadi secara bersamaan, namun dengan jeda waktu tidak lama. Sekitar sepekan lalu dua ekor sapi milik Caring mati, padahal sore hari kedua sapi masih terlihat sehat.
“Kejadiannya pada Rabu (9/12) lalu. Terakhir sapi milik Taryo ditemukan mati pada Minggu (13/12) pagi, ” kata Agus kemarin (13/12).
Dia menjelaskan, kondisi demikian jelas membuat warga khawatir, terlebih di wilayahnya populasi hewan ternak sapi cukup banyak. “Upaya kami untuk pencegahan hanya dengan waspada memantau sapi secara rutin. Warga memasang lampu di kandang sehingga lebih terang,” ucapnya.
Pihaknya juga berharap pihak terkait turun tangan membantu warga, sehingga keresahan bisa dihentikan. Tidak hanya itu, penyebab kematian hewan ternak sapi secara misterius dapat diketahui sehingga tidak menjadi tanda tanya. “Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk mencari tahu penyebab kematian sapi milik warga,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul Krisna Berlian mengaku belum mendapatkan informasi mengenai kasus kematian sapi di Padukuhan Singkar II. Namun untuk memastikan penyebabnya, harus dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu. “Jadi kita harus ambil sampel terlebih dahulu,” kata Krisna.
Menurutnya kematian sapi secara misterius bukan kali pertama dialami warga Gunungkidul. Sebelumnya juga pernah terjadi di wilayah Saptosari. Setelah dilakukan penelitian, diketahui penyebab kematian karena keracunan. (gun/laz/ong)