BANTUL – Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang belum berizin patut bernafas lega. Sebab, ada kemudahan bagi mereka yang ingin mengurus perizinan. Ya, mulai tahun depan pemberian perizinan UMKM dilimpahkan kepada kecamatan. Camat yang nantinya mem-berikan izin. “Tidak perlu lagi ke dinas perizinan,” terang Kepala Dinas Perindustrian Perdangangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanta kemarin (11/12).
Sulistyanta mengapresiasi rencana pelimpahan kewenangan ini. Program ini rencananya akan di-launching pemerintah pusat pada pertengahan bulan ini. Tidak sekadar mendapatkan izin, Dis-perindagkop juga telah mempersiapkan sejumlah reward bagi pelaku UMKM yang mengurus perizinan. Antara lain, pelaku UMKM akan mendapatkan kartu ATM salah satu bank. Selain itu, mereka otomatis juga akan mendapatkan kemudahan bila meng-ajukan pinjaman modal kepada bank. “Kami sudah bekerja sama dengan bank,” ujarnya.
Dengan adanya kebijakan ini, Sulis berharap banyak bermunculan UMKM baru yang berujung pada peningkatan taraf perekonomian masyarakat. Ditargetkan, di setiap kecamatan dalam setahun muncul seribu UMKM baru. “Dengan sendirinya angka kemiskinan yang saat ini masih 14 persen bisa berkurang banyak,” ungkapnya.Untuk kesiapan Kabupaten Bantul, Sulis menegaskan, pemkab telah menerbitkan regulasi.
Melalui regulasi ini, kewenangan pemberian izin UMKM dilimpahkan kepada camat. Selain regulasi, Disperindagkop telah mempersiapkan sejumlah tenaga khusus untuk membantu kecamatan menangani pengurusan izin UMKM. Mereka juga akan rutin mendatangi UMKM yang belum berizin. Tenaga-tenaga ini telah men-dapatkan ketrampilan khusus. Ketua Komisi A DPRD Bantul Amir Syarifudin mengapresiasi rencana pelimpahan izin UMKM kepada kecamatan. Toh, pada 2016 kecamatan mendapatkan tambahan anggaran dari APBD. “Pertumbuhan ekonomi akan lebih merata. Pelaku UMKM juga nggak ribet mengurus hingga ke Dinas Peirizinan,” tambahnya. (zam/din/ong)