SLEMAN- Hujan deras berturut-turut melanda Sleman menyebab-kan pompa air PDAM mengalami trouble. Itu setelah trafo milik PLN meledak akibat korsleting. Aki-batnya, genset pompa penyedot air sempat mati seharian antaran tidak teraliri listrik.Direktur PDAM Sleman Dwi Nurwata menuturkan, kondisi tersebut mengakibatkan suplai air di tiga wilayah terganggu. Yakni, sebagian Sleman, Turi, dan Ngem-plak. Selain suplai tersendat, air yang mengalir sempat keruh karena jaringan pipa kemasukan air akibat pompa terhenti semen-tara operasionalnya. Selain itu, petugas harus meng-atur ulang valve tang kemasukan udara. “Itu merupakan gangguan teknis akibat kondisi alam,” kata-nya kemarin (11/12).
Terkait kondisi tersebut Dwi meminta maaf atas ketidaknya-manan pelanggan. “Mohon mak-lum. Kendala ini di luar kendali kami,” tuturnya.Kendati begitu, PDAM telah me-nyiapkan solusi dengan droping air menggunakan mobil tangki ke lokasi tertentu yang tak terjang-kau rekayasa jaringan sementara PDAM.Dwi juga menyiapkan mobil diesel untuk menghidupkan genset di lokasi yang mengalami mati lis-trik. Solusi lain, aliran air disistem giliran agar bisa menjangkau lebih banyak pelanggan. “Hujan memang dilematis. Debit air bertambah, tapi kendala teknis bertambah,” ucap Dwi. Pada 2016 mendatang, PDAM berencana menambah sumber air dengan menggali sumur da-lam. Juga kerja sama dengan Dinas sumber Daya Alam Air Energi dan Mineral untuk pemanfaatan embung. Untuk mewujudkannya, PDAM Sleman berkolaborasi dengan PDAM Kota Jogja dan PDAM Bantul. (yog/din/ong)