SEBERAT apa pun pekerjaan kita, kita harus menyisakan waktu untuk diri kita sendiri sebagai perimbangannya. Jika kita mempunya hobi atau kesenangan, alokasikan waktu setidaknya satu jam untuk hobi kita itu. Itulah yang juga dilakukan Marsma TNI Imran Baidirus SE, Komandan Lanud Adisutjipto. “Itu saya dapatkan dari pesan banyak orang. Refreshing, piknik itu perlu,” ujarnya.
Karena itu pula, di tengah-tengah kesibukannya yang padat, Imran Baidirus yang ternyata penggemar olahraga ekstrem, tak pernah meninggalkan hobinya.
“Menekuni hobi itu perlu. Kalau saya kebetulan suka otomotif, suka naik motor. Sejak SMA, senang motocross, banter-banteran mobil. Dan di Jogja, hobi itu cukup tersalurkan,” ungkapnya.
Danlanud Adisutjipto yang menjabat menggantikan Marsekal Pertama Yadi Indrayadi Sutanandika ini, memang suka menantang adrenalin. Di akhir pekan, ia biasa memacu motornya melintasi alam Jogjakarta.
“Ternyata komunitas otomotif di Jogja banyak sekali, dan hebat-hebat. Tapi saya sadar umur, tidak lagi di dalam kompetesi, hanya senang-senang. Naik motor trail, jalan sambil awasi pekarangan di Lanud, kadang masuk kampung untuk enjoy saja,” tuturnya.
Bagi Imran Baidirus, menyalurkan hobi, bisa sebagai pelampiasan penat dan penyaluran adrenalin, serta menghibur diri. Ia mengaku senang, karena di Jogja, semua komunitas off road, trail dan adventure lumayan banyak.
“Makanya saya selalu berusaha berinteraksi dengan komunitas itu. Kami akomodir dan beri ruang berekspresi. Kalau naik motor, biasanya saya di Merapi, Kaliputih dengan teman dekat,” terangnya.
Sedangkan untuk kuliner, ia mengaku selalu penasaran apabila ada kuliner baru dan enak. Meski dia mengakui bahwa di Jogja banyak pilihan masakan khas Jogja, jika berkumpul dengan anak-anaknya, selalu menyempatkan berburu kuliner Jogja.
“Kalau ada masukan kuliner enak datangin, cicipin untuk menambah wawasan kuliner. Tapi di Jogja ini enak semua dan selain itu murah. Soto, gudeg, sate walaupun orang Padang, tapi saya suka,” ungkapnya.
Marsma Imran Baidirus menikah dengan Erni Anastasia Andryani dan dikaruniai tiga putra. Yakni Fandi Fuady, Ferril Faturrachman, dan terakhir Ferdiansyah Ramadhan.
Putra pertamanya mengikuti jejak sang ayah, saat ini diterima di Akmil Magelang. Anak keduanya juga ingin masuk militer dan saat ini bersekolah di SMA Krida Nusatara Bandung. “Dapat tambahan satu anak lagi, sekarang usianya 3 tahun, anak titipan Tuhan,” tuturnya. (riz/jko/ong)