SLEMAN – Calon Bupati Nomor Urut 1 Yuni Satia Rahayu meng aku legawa dengan hasil perolehan suara dalam Pilkada Sleman 2015. Meski masih bersifat sementara, kader PDI Perjuangan (PDIP) itu siap menerima hasil apapun demi kebaikan ma syarakat Sleman. “Kami sudah berusaha maksimal,” tutur-nya di kediamannya, Dusun Pugeran, Maguwoharjo, Depok tadi malam (9/12). Yuni berharap, ke depan Sleman men-jadi lebih baik dan masyarakat lebih sejahtera. Hingga pukul 21.00 WIB, hasil perhitungan suara versi SMS Gateway tim badan saksi PDIP menunjukkan pa-sangan Yuni Satia Rahayu-Danang Wicak-sana Sulistya memperoleh 99.275 suara (44,4 persen)
Sedangkan pasangan calon nomor urut 2 Sri Purnomo-Sri Muslimatun (Santun) mendapat 124.422 suara (55,6 persen). Hasil itu berdasarkan suara yang masuk di 801 (40,68 persen) tem-pat pemungutan suara (TPS) dari total 1.969 TPS se-Sleman. Hampir serupa data hasil hitung cepat tim Santun. Yakni 43 persen untuk calon nomor urut 1 dan 57 persen calon nomor urut 2.Berbeda dengan Yuni, Ketua DPC PDIP Sleman Koeswanto mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Saya kira itu (kecewa), ya, biasa dalam situasi ini. Mau bagaimana lagi. Yang jelas kami telah berupaya sekuat tenaga untuk memenangkan Yuni-Danang,” ungkapnya di kantor DPC PDIP Sleman semalam.
Menurutnya, hasil itu men-jadi pembelajaran berarti bagi kader PDIP untuk pembenahan sistem dan sumber daya manu-sia ke depan. Koeswanto pesi-mistis hasil final bakal berbalik arah meski perhitungan data masuk sampai tadi malam ma-sih 40,68 persen. “Sepertinya berat. Kami cek langsung ke tiap TPS, kemungkinannya kecil,” ucapnya. Terpisah, kemenangan tipis hasil sementara memang belum sesuai target Sri Purnomo, yang berharap meraup kemenangan lebih dari 70 persen. Namun, hasil perhitungan sementara cukup menjadi bukti bahwa sosok incumbent itu lebih dike-nal masyarakat. Terhadap hasil pilkada, Sri Purnomo berharap, masyarakat tetap solid dan me-nerimanya dengan lapang dada. “Ini adalah kemenangan ber-sama masyarakat,” ujarnya.Ke depan, Sri berencana beker-jasama dengan semua pihak, ter-masuk pasangan Yuni-Danang untuk bergotong royong membangun Sleman. (yog/ila/ong)