FRIETQI SUARA/RADAR JOGJA
PENASARAN: Pj Wali Kota Rudi Apriantono (kanan) meninjau TPS 8 Jurangombo Selatan, di mana anggota KPPS mengenakan pakaian adat Jawa. Selain memeriahkan pesta demokrasi, mereka ingin melestarikan budaya Jawa.
SEMENTARA ITU, Joko Prasetyo yang ditemui sebelum pencoblosan menyatakan kesiapan menerima hasil Pilwakot 2015. Petahana wakil wali kota yang maju lewat jalur independen ini menegaskan, semua tahapan pilkada sampai hari pemilihan sudah dilalui bersama pasangannya. Yakni calon wakil wali kota Priyo Waspodo. Se-lanjutnya, ia memasrahkan hasil apapun terkait hasil pilkada pada Allah SWT dan masyarakat.”Kami siap menang dan siap kalah,” kata Joko Prasetyo, sebelum mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) VII Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, kemarin(9/12).
Sedangkan calon wali kota lainnya Moch Haryanto, usai memberikan suaranya di TPS IV Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, juga menyatakan kesiapan menerima hasil pilkada, baik siap menang maupun siap kalah.”Kami siap menang, tetapi tidak siap kalah. Dengan catatan, kalau pemilihan tidak fair,” tegas pen-siunan TNI yang berpasangan dengan calon wakil wali kota Agus Susatyo itu.
Calon wali kota petahana Sigit Widyonindito menyatakan, kesiapan menerima hasil pilkada. Baik menang maupun kalah. Jika dirinya menang dalam pilkada, ia berjanji merangkul pesaingnya untuk bersama-sama membangun Kota Magelang menjadi semakin maju dan kesejahteraan masyarakat meningkat.”Kalau kami kalah, siap membantu dan mendukung yang menang,” janji Sigit, usai memberikan suara di TPS I Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara.
Di tempat terpisah, 92 dari 93 warga binaan yang menghui Lapas Kelas 2A Kota Magelang meng-gunakan hak pilihnya. Seorang warga binaan tidak menggunakan hak pilih karena sakit, sehingga tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Komisioner KPU Kota Magelang Divisi Pemutakhiran Data Pemilih Iwan Dono Indarto mengatakan, pihaknya tidak membuat TPS Khususdi Lapas. Pertimbangannya, jumlah pemilih hanya sedikit. Me-reka sebelumnya sudah di daftarkan di TPS 1 Kelurahan Cacaban.Saat pencoblosan, petugas KPPS dari TPS 1 Cacaban yang datang ke Lapas Magelang.
Para warga binaan melaksanakan pencoblosan, mulai pukul 12.00 hingga 12.45.Sedangkan 50 orang yang tengah sakit, terpaksa memberikan hak suaranya di rumah sakit. Yakni di RSU Tidar ada 12 pasien, di RS Lestari Raharja ada satu pasien dan tiga perawat, RS Harapan dua pasien dan RST dr Soedjono sebanyak enam pasien.Untuk RSJ dr Soeroyo sebanyak enam pasien, RSI Sanden, ada dua pasien dan tiga perawat, RS Ber salin Budi Rahayu ada dua pasien, RS BKIA Paten ada dua orang, enam orang tahanan Polres Magelang Kota, dan tiga orang di Panti Jompo Pelkrim. (dem/hes/ong)