SETIYAKI A KUSUMA/RADAR JOGJA
EDUKASI: Kepala Kejari Jogja Anwarudin Sulistyono SH MH saat melakukan pengarahan kepada para siswa dalam peluncurkan kantin kejujuran di SDN Tegalrejo 3 Kota Jogja kemarin (8/12).
JOGJA – Kejaksaan Negeri Jogja meluncurkan kantin kejujuran di SD Negeri Tegalrejo 3 Kota Jogja kemarin (8/12). Peluncuran itu dilakukan ber-tepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia.”Seharusnya besok (hari ini, Red). Tapi karena besok libur nasional karena pilkada serentak, kami ajukan hari ini,” kata Kepala Kejari Jogja Anwaru-din Sulistyono SH MH.
Didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus Aji Prasetyo SH MH dan Kepala Seksi Intelejen Sucipto, Anwarudin datang langsung ke SD yang terletak di bilangan kampung Kricak tersebut. Ratusan anak-anak sekolah itu me-nyambut antusias acara tersebut. Mereka dengan setia berkumpul di halaman sekolah sambil mendengar-kan penjelasan Kajari.”Tahu kan apa itu kantin kejujuran. Kantin ini nggak ada yang nunggu. Bayar dan kalau ada kembalian di-lakukan sendiri. Nggak ada yang me-layani dan mengawasi. Yang ngawasi Tuhan,” ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya kantin kejujuran itu merupakan upaya men-ciptakan kader antikorupsi sejak dini. Dia beralasan menanamkan semangat antikorupsi harus dilakukan sejak awal.
“Kami mulai dari anak-anak SD. Ini juga bagian dari pencegahan. Capai kalau kejaksaan, KPK dan polisi kerjaannya harus menangkap orang setiap hari. Lebih baik kita lakukan pencegahan,” lanjutnya.
Setelah diresmikan, kantin kejujuran itu langsung diserbu anak-anak. Harga yang ditawarkan mulai Rp 500 hingga Rp 1000. Modal dan peralatan kantin merupakan sumbangan kejari. “Semoga bermanfaat,” ucap ayah satu putri ini.Kepala SD Negeri Tegalrejo 3 Ju-madi mengaku siap menjalankan kepercayaan kejari tersebut. Dia se-pakat, anak-anak SD merupakan pon-dasi membangun mental generasi bangsa ke depan. “Pondasi itu harus dibangun dengan kokoh,” ungkap Jumadi. (kus/din/ong)