DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
SIAP TANDING: Tim judo DIJ beserta pelatih dan ofisial saat berpamitan dengan ketua KONI DIJ jelang berlaga di Pra-PON 2015 yang akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat 11-13 Desember.
JOGJA—Sebanyak 15 atlet menjadi ujung tombak kekuatan Pengda Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) DIJ di ajang Pra-PON 2015 yang akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat pada 11-13 Desember mendatang. Dari 15 atlet yang berangkat diharapkan empat tiket tambahan bisa diraih. Sehingga DIJ bisa memperoleh delapan tiket untuk berlaga di PON 2016.
Ketua Harian Pengda PJSI DIJ Cahyo Purwanto mengatakan, 15 atlet yang berangkat akan berlaga di 8 nomor putra, 2 nomor nadinukata dan 3 nomor putri.”Yang sudah memenuhi criteria KONI DIJ untuk PON 2016 ada empat kelas, karena mereka poinnya sudah tinggi dan berada di peringkat empat besar nasional, harapannya besok bisa nambah lagi empat jadi DIJ punya delapan tiket,”ujarnya saat berpamitan dengan Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo, Senin (7/12).
Cahyo menjelaskan, atlet yang sudah menduduki peringkat empat besar nasional yakni Candra di kelas -90 kg putra, Toga di kelas +100 kg putra, Lauren di kelas -50 kg putri serta Roni dan Nando di kelas nadinukata putra. Menurutnya, atlet-atlet tersebut sudah pasti memperoleh tiket untuk berlaga di PON tahun depan.
Dengan persiapan yang matang, pihaknya berharap tim judo DIJ bisa meraih empat tiket tambahan. Peluang untuk lolos sesuai criteria PB yakni masuk peringkat 10 besar masih terbuka, namun untuk masuk criteria KONI DIJ yakni diperingkat 4 besar butuh ekstra perjuangan. “Sebenarnya mereka masing-masing sudah sering bertemu, namun memang yang mereka hadapi besok atlet-atlet pelatnas. Semoga itu tidak menjadi beban tapi motivasi,”ujarnya.
Menurutnya, beberapa atlet yang memiliki peluang untuk mencuri tiket PON 2016 antara lain Bagas, Andika dan di kelas nadinukata putri. “Kalaupun mereka tidak bisa memenuhi criteria KONI DIJ, Pengda akan berusaha untuk mengadakan puslatda mandiri, karena sayang sekali kalau sudah dapat tiket tapi tidak diberangkatkan PON,”ujarnya.(dya/din/ong)