MAGELANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang memusnahkan 12 lembar surat suara yang dianggap rusak. Proses pemusnahan dilakukan di kantor setempat, disaksikan anggota Panwaslu dan perwakilan Polres Magelang Kota.
Ketua KPU Kota Magelang Basmar P. Amron mengatakan, kerusakan surat suara itu di antaranya ada gambar bergaris pada sampulnya. Lalu ada pula yang terkena noda tinta pada foto pasangan calon. Ini terlihat seperti sudah dicoblos.
“Ini bisa membuat bingung pihak yang nantinya akan menghitung surat suara sah, setelah pencoblosan. Daripada membuat bingung, kami anggap surat suara itu rusak dan perlu dimusnahkan,” kata Basmaar di sela pemusnahan, kemarin (7/12).
Ia melanjutkan, jumlah total surat suara mencapai 91.435 lembar. Ini dicetak PT Pura Barutama Kudus. Cetak surat suara yang dilakukan berdasar jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 89.112 suara ditambah dengan 2,5 persen.
“Saat selesai dicetak dan sebelum dikirim ke kami, terdapat juga surat suara yang rusak dengan jumlah 7.399 lembar. Kerusakan meliputi warna tidak sesuai, gambar bergaris, terdapat noda tinta, dan sebagainya. Semuanya sudah kami musnahkan langsung di Kudus,” tegasnya.
Komisioner KPU Divisi Perencanaan, Program, dan Badan Penyelenggara Nuke Ardinia menambahkan, semua surat suara yang sah didistribusikan langsung ke panitia pemungutan suara (PPS) di 17 kelurahan. Pendistribusian disaksikan langsung panitia pemilihan kecamatan (PPK).
“Hari ini (kemarin), kami distribusikan langsung ke PPS bersama dengan logistik lainnya. Seperti kotak suara, alat toblos, formulir C1, tinta, kunci, dan lainnya. Baru besok hari (hari ini), logistik didistribusikan ke 209 TPS,” katanya.
Abdul Hadi, anggota PPS Kelurahan Gelangan mengaku, pihaknya menerima kelengkapan logistik pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang 2015 sekitar pukul 11.00. Pihaknya siap melaksanakan pilkada serentak, Rabu besok (9/12).
“Di wilayah kami, ada 12 TPS dengan 5.168 orang pemilih. Sebelumnya, jumlah pemilih ada 5.182. Kemudian ada yang meninggal/ganda/pindah domisili sebanyak 14 pemilih. Total sekarang ada 5.168 pemilih,” ungkapnya.(dem/hes/ong)