ABRAHAM GENTA BUWANA/RADAR JOGJA
Muhammad Ahyar Najib

Belajar Mandiri dengan Ngekos

IMPIAN menjadi first team pasti dimiliki oleh pebasket belia dalam Junio JRBL 2015 Jogja Series lalu. Muhammad Ahyar Najib juga bermimpi seperti itu. Dan impiannya menjadi nyata.
“Masuk nominasi aja ngga nyangka, apalagi kepilih jadi First Team JRBL,” kata Najib, sapaan Muhammad Ahyar Najib di sekolahnya, SMPN 1 Jogja.
Najib sosok yang rendah hati, dia merasa kemampuan berbasketnya masih belum maksimal. Masuk first team merupakan hadiah yang luar biasa baginya. Sejak kelas tiga SD, dia menekuni badminton, namun justru basket menjadi olahraga yang dipilihnya saat ini.
Cerita menarik tentang Najib, dia telah berlatih mandiri sejak kelas tujuh dengan ngekos. “Sejak dulu aku pengen nyoba hidup mandiri sejak kecil. Orang tua setuju, soalnya kakak juga ngekos pada saat SMP,” ujar anak kedua dari empat bersaudara ini.
Lewat teman kosnya pula, Najib dikenalkan basket. Mulailah Najib menekuni basket dengan latihan rutin di sekolah maupun klub.
Soal kemandirian tersebut Najib selalu ingat petuah orang tuanya. Salah satunya harus mampu membagi waktunya dengan baik. “Jika kamu mulai hidup mandiri sejak kecil, pasti hidupmu akan tertata,” cerita Najib menirukan pesan ayahnya, Sudaryono.
Walaupun sesekali terlambat masuk sekolah, pehobi traveling ini mengaku dengan ngekos, dia dapat belajar mandiri. Mulai memasak, mengelola uang, sampai membagi waktu belajar dan bangun pagi tanpa harus dibangunkan.
Terkadang dia kangen keluarganya. Dua minggu sekali dia pulang ke rumah orang tuanya di bilangan Balecatur Gamping, Sleman. “Lebih dari sebulan aku ngga pulang saat JRBL lalu. Seneng sekali saat sekeluarga nonton aku tanding. Walaupun kalah lawan Espeelsa, dukungan mereka bikin aku yakin masih ada waktu untuk berlatih lagi,” kata guard bernomor lima ini.
Cowok yang mengaku dekat dengan ibunya itu tak pernah menyerah melakukan kegiatan positif dengan maksimal. Ibunya selalu berpesan agar Najib memanfaatkan waktu dengan baik. “Maksimalkan hari ini. Besok gak ada kesempatan lagi,” pesan Najib. (val/iwa/ong)
ABOUT MUHAMMAD AHYAR NAJIB:

  1. Hobi traveling
  2. Paling deket sama ibu
  3. Ngefans Kobe Bryant karena shoot-nya
  4. Takut sama guru yang ‘’killer”