ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
PEMBERDAYAAN: Salah satu pelaku UMKM di Murtigading, Sanden menunjukkan hasil produksinya yang siap dipasarkan di sela-sela pembukaan ruang pamer di kompleks gedung Juang Veteran kemarin (7/12).
BANTUL – Pemerintah Desa (pemdes) Murtigading, Sanden membuat gebrakan dengan memberikan fasilitas ruang pamer bagi para pelaku usaha mikro kecil dam menengah (UMKM). Keberadaan ruang pamer yang terletak di kompleks gedung Juang Veteran ini diyakini dapat mendongkrak tingat perekonomian masyarakat Murtigading.
Pejabat Sementara Lurah Murtigading Rudy Suharta mengatakan, gagasan pendirian ruang pamer tak terlepas dari keinginan pemdes untuk menanggulangi sekaligus mengurangi angka kemiskinan. Toh, dengan ruang pamer ini para pelaku UMKM di Murtigading dapat memamerkan, mempromisikan sekaligus menjual berbagai produk unggulan mereka.”Biar produknya dikenal masyarakat luas,” terang Rudy di sela peresmian Ruang Pamer dan Gerai Produk Unggulan Desa Murtigading, kemarin (7/12).
Ada berbagai produk unggulan UMKM yang dipajang di ruang pamer. Antara lain, bandeng presto, nuget, wader krispi, dan pempek. Rudy menyebutkan, sedikitnya ada 18 pedukuhan yang akan ambil bagian dengan memamerkan produk-produk unggulan.
“Kami sengaja memilih lokasi di sini karena berdekatan dengan perkantoran pemkab. Strategis untuk promosi,” ungkap pria yang juga sekretaris kecamatan Sanden ini.
Menurutnya, para pelaku UMKM selama ini hanya menjual produk mereka di sekitar wilayah Sanden.
Bendahara Kelompok Ngudi Mulyo Lely Mahmudah mengatakan, keberadaan ruang pamer sangat membantu para pelaku UMKM. Mengingat, selama ini seluruh pelaku UMKM menjual produk dengan metode door to door.
“Dan melayani pesanan,” tambahnya.
Lely menguraikan, anggota kelompok UMKM Ngudi Mulyo berjumlah 24 orang. Mayoritas di antara mereka sebelumnya hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Setelah mendapatkan pelatihan dari Dinas Kelautan dan Perikanan, mereka kemudian memproduksi pangan olahan.”Alhamdulillah. Sekarang kami dapat pemasukan tambahan,” tuturnya.(zam/din/ong)