Kodim 0705/Magelang bareng-bareng melakukan tanam padi serentak kemarin (7/12). Penanaman serentak ini merupakan upaya agar mencapai target tanam padi masa tanam Oktober – Maret.
Komandan Kodim 0705/Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara mengatakan, tanam serentak ini merupakan suatu bentuk gerakan nyata. Yaitu, dalam mencapai swasembada pangan nasional. Upaya pencapaian swasembada pangan nasional yang merupakan program pemerintah ini diharapkan mampu mensuplai beras untuk kebutuhan nasional.
“Penanaman serentak ini adalah bentuk nyata, petani masih sanggup meningkatkan produksi pangan. Dengan tanam ini, diharapkan 3 – 4 bulan ke depan sudah bisa panen,” kata Gede Antara.
Hari itu, para personel Kodim Magelang juga melaksanakan penanaman padi serentak di seluruh wilayahnya. Tercatat 48,01 hektare sawah ditanami padi jenis IR 64, Mikongga, Ciherang, Mentik Wangi, dan lainnya. Selain di Grabag, tanam serentak juga dilaksanakan di Bandongan, Windusari, Secang, Tegalrejo, Candimulyo, Mertoyudan, Sawangan, Mungkid, Muntilan, Dukun, Srumbung, Salam, Ngluwar, Salaman, Kajoran, danTempuran.
Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Magelang Wijayanti mengatakan, program ini merupakan program nasional untuk mencapai swasembada pangan. Di Kabupaten Magelang, pencapaian luas tanam dan luas panen cukup baik.
Bahkan, pada tahun ini Kabupaten Magelang mencapai 99,9 persen dalam pencapaian upaya khusus pertanian. Ia mengatakan, tahun 2016 target luas tanam Kabupaten Magelang adalah 60 ribu hektare. Sedangkan target luas tanam 59 ribu hektare. Untuk target produksi 374 ribu ton.
“Merupakan keberhasilan yang membanggakan. Saya harap kerja sama dengan Kodim Magelang terus dipertahankan,” tegas Wijayanti.(ady/hes/ong)