Gunawan/Radar Jogja
BERI CONTOH: Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Priyanto bersama petani menanam benih padi di Padangan, Ponjong, Gunungkidul, kemarin (7/12)

GUNUNGKIDUL – TNI tidak hanya handal di medan pertempuran. Korps baju doreng ini juga piawai dalam ilmu pertanian. Mereka saat ini mempunyai misi ingin meningkatkan hasil pertanian.
Kemarin (7/12) Dandim rela masuk sawah dan belepotan lumpur untuk menanam padi. Berseragam lengkap, Dandim menanam padi bersama puluhan petani di lahan sawah milik kelompok tani “Tani Makmur” Padangan, Kecamatan Ponjong.
Dalam kesempatan ini, jenis padi yang ditanam adalah bibit varitas Situbandit. “Ditanam di lahan sawah sekitar 3.000 m2,” kata Letkol Priyanto. Dikatakan, tindakan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan tugas teritorial anggota Kodim.
TNI mendukung penuh terhadap usaha pemerintah mewujudkan swasembada pangan. Bentuk keterlibatan langsung TNI dalam program ini, dilaksanakan anggota di wilayah kerja teritorial masing-masing. “Kami berharap dengan keterlibatan TNI dapat membantu meningkatkan hasil panen petani,” ujarnya.
Selain itu dapat menguatkan motivasi petani untuk mengelola lahan pertanian. Jika panen meningkat, maka kesejahteraan petani juga semakin baik. Dengan meningkatnya kesejahteraan, maka ketahanan nasional akan semakin kokoh dengan didukungnya ketahanan pangan yang kuat pula.
Sebelumnya, Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi ketika menghadiri pertemuan dengan jajaran muspida mengingatkan arti penting komunikasi sosial. Komunikasi sosial dari tiga pilar tingkat desa didukung dengan tingkah laku dan perilaku sopan santun pada masyarakat. “Jika komunikasi sosial baik, pasti semua masalah bisa diselesaikan dan kerja professional,” ujarnya. (gun/laz/ong)