GUNAWAN/Radar Jogja
INSPIRATIF: Suparjiyem (kanan) saat menerima penghargaan di bidang perintis penyelamat lingkungan tingkat kabupaten dari Kepala Kapedal Gunungkidul Irawan Sujatmiko.
GUNUNGKIDUL – Arah politik masyarakat menentukan calon kepala daerah Gunungkidul periode 2015-2020 semakin gamblang. Seperti diperlihatkan Forum Petani Perempuan Gunungkidul yang mengaku siap memenangkan pasangan Subardi TS-Wahyu.
Ketua Koordinator Forum Petani Perempuan Gunungkidul Suparjiyem mengatakan, potensi kesejahteraan masyarakat sektor pertanian di tangan calon kepala daerah Subardi TS-Wahyu Purwanto terbuka lebar. Program keberpihakan pasangan nomor urut 4 terhadap petani itu bukan asal bicara.
“Kami siap memenangkan Subardi-Wahyu, karena telah memberi solusi keluhan kami selama ini,” kata Suparjiyem, usai menerima penghargaan di bidang perintis penyelamat lingkungan tingkat kabupaten kemarin (1/12).
Dia menjelaskan, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud jika memiliki pemimpin yang inspiratif. Sebagai pemimpin seharusnya kaya ide, gagasan dan terobosan, sehingga jika muncul kendala dapat diatasi dengan baik.
“Visi dan misi beliau dengan kami sangat cocok,” ujar salah satu perempuan yang meraih penghargaan tingkat nasional kategori perempuan pejuang pangan ini.
Suparjiyem sendiri pada saat itu mewakili Provinsi DIJ dan berhasil lolos ke tingkat nasional bersama enam perserta dari provinsi lain. Menurutnya, pengalaman yang sudah diperoleh harus disebarluaskan kepada lapisan masyarakat dan didukung penuh oleh pemerintah.
“Tentu kami sangat yakin dengan kepemimpinan Subardi-Wahyu. Ke depan peningkatan kesejahteraan petani tidak hanya sekedar janji,” ucap tokoh yang sering keluar masuk kampus mengisi kuliah umum di sejumlah perguruan tinggi itu.
Menurut Suparjiyem, keberadaan Forum Petani Perempuan dalam pembangunan sangat vital. Oleh karena itu diperlukan sosok pemimpin yang mampu menggenjot semangat petani untuk berdikari.
“Daya saing perempuan harus ditingkatkan, sehingga sedikit banyak ikut andil dalam menentukan arah kebijakan,” ucap srikandi yang pernah mememperolah penghargaan tingkat internasional tentang kepemimpinan perempuan dan politik di tahun 2013 itu. (gun/laz/ong)