RADAR JOGJA FILE
KENANGAN INDAH: Inilah atlet-atlet panahan DIJ yang meraih hasil gemilang di PON 2012 Riau.
JOGJA—Hasil maksimal dipersembahkan tim panahan DIJ setelah berhasil mengantongi 15 tiket PON Jawa Barat pada 2016 mendatang. Tim yang terdiri dari 24 atlet ini berhasil menduduki peringkat dua nasional dengan perolehan 3 emas dan 5 perak di Kejurnas Pra-PON yang digelar 23 hingga 30 November di Senayan, Jakarta.
Tiket terakhir diperoleh Okka Bagus Subekti, satu dari empat atlet yang turun di nomor ronde nasional perorangan putra yang berlangsung Senin (30/11). Meski target meleset, dengan harapan tiga atlet lolos, tim panahan DIJ sudah berjuang maksimal. “Keseluruhan dari 18 tiket yang diperebutkan kami hanya mampu meraih 15 tiket. Hasil tersebut sudah yang terbaik diberikan oleh para atlet,”ujar Manajer Tim Pra PON Panahan DIJ Wijihartono.
Wijihartono mengatakan, kuota maksimal yang bisa dikirim ke PON 2016 yakni 18 atlet yang terdiri dari sembilan putra dan sembilan putri. Itu merupakan ketentuan untuk pemerataan atlet untuk mengikuti tiga nomor yang dipertandingkan, yakni compound, recurve, dan ronde nasional.
Wijihartono menyebutkan, 15 atlet DIJ yang lolos ke PON Jawa Barat tersebut berasal dari tim beregu compound putra yang meraih medali emas. Tim beregu recurve putra dan putri yang meraih medali perak. Serta tim beregu ronde nasional putri yang juga meraih perak.
Dari tiga nomor beregu tersebut ada 12 atlet DIJ yang berangkat karena setiap group diperkuat tiga pemanah. Sementara untuk tiga atlet lain, adalah dari nomor perorangan yakni perorangan compound putri dua atlet serta Okka menjadi atlet terakhir yang mampu merebut tiket ke Jawa Barat tahun depan. “Masih ada waktu untuk memaksimalkan persiapan atlet hingga keberangkatan ke PON. Puslatda akan dijalani lebih intensif agar bisa tampil optimal,”ujar pelatih panahan DIJ Subarno.
Subarno mengatakan, menjadi runner up dibawah Jawa Timur pada Kejurnas Pra-PON, membuka kesempatan bagi atlet DIJ untuk bisa tampil di semua nomor yang akan dipertandingkan PON 2016.
Menurutnya, keberhasilan Pra-PON kali ini lebih baik dibanding hasil Pra PON 2011 lalu yang hanya mampu mengantongi 11 tiket. Dengan jumlah atlet yang lebih banyak, diharapkan peluang mendulang medali di PON 2016 juga semakin besar. “Peluang terbesar ada di nomor recurve putra dan putri, beregu nasional putri dan compound putra,”ujarnya.(dya/din/ong)