BERHUBUNGANintim adalah salah satu kegiatan penting dalam bagi suami istri. Namun, tidak jarang aktivitas hubungan intim dihentikan ketika pasangan dipisahkan karena alasan pekerjaan atau perceraian. Ternyata, tidak berhubungan seks memiliki dampak positif dan negatif kesehatan fisik dan psikologis.
Berikut adalah beberapa hal yang akan terjadi pada kesehatan ketika seseorang berhenti dari aktivitas intim, seperti dilansir laman Womens Health Magazine, Rabu (18/11).
1. Anda akan merasa lebih cemas
Fakta: Seks membantu menurunkan stress.
Peneliti Skotlandia menemukan bahwa orang yang abstain melakukan hubungan seks berjuang untuk mengatasi situasi stres seperti berbicara di depan umum, dibanding mereka yang melakukan hubungan setidaknya sekali selama dua minggu.
Berikut adalah cara kerjanya: Saat berhubungan seks, otak merilis hormon endorfin dan oksitosin yang membantu Anda merasa lebih nyaman.
2. Lebih rentan terhadap pilek dan flu
Kurang seks bisa meningkatkan ekspos terhadap kuman dan menurunkan kekebalan tubuh. Para peneliti di Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu mendapatkan dorongan 30 persen antibodi yang berfungsi sebagai garis pertama pertahanan tubuh terhadap virus dibandingkan dengan mereka yang melakukan hubungan seks sangat jarang atau tidak pernah.
3. Mengurangi resiko ISK
Hampir 80 persen dari infeksi saluran kemih terjadi dalam waktu 24 jam usai hubungan seksual, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Family Physician.
Saat berhubungan seks, bakteri di vagina bisa didorong ke dalam uretra, di mana hal itu menyebabkan infeksi. Jadi di sisi baik ketika Anda jarang berhubungan seks adalah risiko Anda terserang ISK menurun.(fny/pnn)