Direktur Lantas Polda DIJ Kombes Pol Tulus Ikhlas Pamoji



Upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas terus disuarakan jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda DIJ. Antara lain dengan menggelar sosialiasi di sekolah, kampus, talkshow di televisi dan radio serta media massa.
Langkah itu dilakukan mengingat masih banyak terjadi kecelakaan lalu lintas di Jogjakarta yang dipicu faktor kelalaian sang pengemudi kendaraan bermotor, seperti melanggar marka, menerobos lampu merah, dan melanggar rambu lalu lintas lainnya.
“Hampir semua insiden kecelakaan lalu lintas terjadi karena si pengemudi tidak disiplin berlalu lintas. Paling banyak, pengemudi nekat menerobos marka jalan, menggunakan telepon saat mengemudi, dan ngebut,” ungkap Direktur Lantas Polda DIJ Kombes Pol Tulus Ikhlas Pamoji kemarin.
Tulus mengimbau kepada pengemudi sepeda motor, mobil, dan angkutan umum agar berhati-hati ketika berkendara. Menurutnya, keselamatan lebih utama ketimbang cepat sampai lokasi tujuan seperti tagline yang digagas Korlantas yaitu Bersatu Keselamatan Nomor Satu.
“Saat berkendara sepeda motor jangan lupa kenakan helm, dan kenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil,” pinta pria asal Madura ini.
Untuk menyukseskan sosialisasi tertib berlalu lintas itu, Ditlantas Polda DIJ menggandeng mitranya seperti PT Jasa Raharja DIJ. Tujuannya, menggugat kesadaran berbagai pihak akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Direktorat Lalu Lintas bersama Jasa Raharja terus berupaya mengkampanyekan pentingnya keselamatan berkendaraan. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggun jawab kita bersama,” terang Tulus. (mar/laz/ong)