RADAR JOGJA FILE
KEJAR PRESTASI : Para atlet panjat dinding DIJ yang berlaga di PON 2012 di Riau. Salah satunya adalah Fitriani yang berstatus sebagai mahasiswa.

*UII Miliki Wall Climbing Bertaraf Internasional

SLEMAN- KONI DIJ mendorong sivitas akademika perguruan tinggi di DIJ lebih banyak menciptakan atlet di cabang olahraga apapun. Khususnya, panjat dinding. Perwakilan KONI DIJ Andi Irawan punya cita-cita, ke depan muncul Fitriani baru dari kampus-kampus di Jogjakarta.
Fitriani adalah atlet panjat dinding andalan DIJ dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sleman. “Beberapa tahun lalu Fitriani juara tiga tingkat Asia Pasifik. Pada Sea Games 2013 meraih emas,” ungkap Andi di sela launching Wall Climbing di GOR Universitas Islam Indonesia (UII) kemarin (7/5).
Karena itu, Andi sangat mengapresiasi atas diluncurkannya papan panjat dinding bertarat internasional, yang dikelola Mapala Unisi tersebut. Selain kualitas, wall climbing bisa untuk melatih speed track, boulder, dan lead.
Menurut Andi, olahraga panjat dinding semakin diminati kalangan mahasiswa, namun sarana yang ada sangat terbatas. Saat ini, hanya dua wall climbing yang layak untuk latihan dan turnamen di DIJ. Yakni, milik FPTI Sleman di GOR Klebengan dan milik FPTI DIJ di area SMAN 3 Kota Jogja.
Nah, bertambahnya wall climbing di UII diharapkan lebih banyak atlet muda tercetak. Hanya, wall UII butuh ditambah lampu sorot agar bisa digunakan latihan malam. “KONI mendorong kontribusi atlet pada cabang olahraga yang bersifat rekreasi dan prestasi ini,” ujarnya.
Wakil Rektor III Dr Abdul Jamil mengatakan, wall climbing bukan sebatas untuk anggota mapala. Siapa saja boleh berlatih maupun mengikuti turnamen. “Mapala sebagai pengelola,” katanya.
Menurut Jamil, wall climbing setinggi 18 meter itu dikerjakan oleh vendor internasional, yang juga beberapa kali mendapat proyek serupa di Asia. Wall climbing UII dikerjaka selama 5 bulan dengan melibatkan anggota mapala.
Abdul Jamil menambahkan, pada1999-2005, UII telah menyumbang atlet-atlet panjat dinding untuk boulder, lead, maupun speed track. Meski hanya berlatih di wall sederhana, lanjut Jamil, atlet tetap berprestasi.
Direktur Direktorat Pengembangan Bakat Minat dan Kesejahteraan Mahasiswa Beni Suranto mengatakan, wall climbing segera akan diujicoba untuk turnamen. Pada 29 Mei akan diselenggarakan lomba panjat dinding tingkat nasional untuk SMA dan umum. (yog/din/ong)