JOGJA – Kesal karena kerap dipalak, Agus Pongky nekat membunuh Krisna Dwi Ang-goro, 33, juru parkir yang biasa mangkal di Jalan Perwakilan, kawasan wisata Malio-boro, kemarin (28/4) pagi. Padahal diketa-hui keduanya saling kenal. Bahkan sebelum kejadian naas itu, me-reka sempat makan bubur ayam di lokasi tersebut
Dengan menggunakan batu dan kayu dari kaki dingklik, pelaku yang sehari-hari berpro-fesi sebagai pedagang kaki lima itu menghabisi nyawa korban. Pukulan batu berkali-kali ke kepala warga Pringgokusuman, Gedongtengen, Jogja, diduga kuat menjadi penyebab korban tewas di tempat kejadian.
Setelah itu, pelaku yang bera-sal dari Ngawi, Jawa Timur, itu sempat kabur. Namun tidak me-merlukan waktu lama, polisi berhasil menangkap Agus. Pela-ku langsung dapat diamankan beberapa jam setelah kejadian dan digelandang ke Mapol-resta Jogjakarta. Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil menyita ba-rang bukti berupa batu yang diduga dipergunakan untuk menghantam korban dan se-buah gunting kecil.
Dugaan kuat pelaku merasa sakit hati karena sering dimintai uang oleh korban Krisna.”Motifnya karena pelaku sakit hati, merasa sering dipalak kor-ban. Semalam mereka sempat mabuk dan pagi tadi bertemu di lokasi,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Dodo Hendro Kusuma kepada Radar Jogja kemarin (28/4).
Dodo mengaku pihaknya ma-sih mendalami apakah ada un-sur pembunuhan berencana dalam kasus ini. Akibat perbua-tannya ini, tersangka Agus dije-rat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (cr3/laz/ong)