EKSPRESI
ADU BAKAT NYANYI: Stefani, seorang siswi membawakan sebuah lagu dalam perayaan hari Perlindungan Sekolah PG-TK-SD Pangudi Luhur Yogyakarta, kemarin (19/3).
JOGJA – Hari kedua perayaan Ha-ri Santo Pelindung PG-TK-SD Pan-gudi Luhur Jogjakarta, Kamis (19/3), di SD setempat, masih berlangsung seru. Para siswa, beradu bakat me-lalui pertunjukan dari masing-masing ekstra kurikuler (ekskul). Tak hanya itu, juga dilombakan fashion show, lomba gerak dan lagu, lomba kontes foto, lomba tumpeng, lomba coret-coret dan lainnya. Melalui kegiatan ini, selain untuk menjunjung spirit iman dan krea-tivitas, PG-TK-SD Pangudi Luhur Jogjakarta bermaksud menerapkan ‘Semangat Unggul’ untuk terus me-motivasi siswa-siswinya menjadi unggul dalam bidangnya.”Semangat unggul selalu kami tanamkan kepada siswa, agar sela-lu berusaha dan berlatih menjadi siswa yang unggul,” kata Br. Fx. Te-guh Supono, FIC, S.Pd, Koordinator PG-TK-SD Pangudi Luhur dan Ke-pala Sekolah Pangudi Luhur.
Menurutnya, siswa-siswi memiliki potensi besar dengan minat dan bakat mereka masing-masing. Ka-rena itu, di PG-TK-SD Pangudi Luhur Jogjakarta menerapkan kerja sama antara guru dan orang tua siswa dalam mengarahkan “Semangat Unggul”. “Keterlibatan orang tua siswa sangat berpengaruh pendidikan di sekolah. Karena itu, dalam satu se-mester, terdapat pertemuan rutin untuk sharing perkembangan siswa,” tandasnya.Ke depan, PG-TK-SD Pangudi Lu-hur Jogjakarta akan terus mewadahi bakat-bakat siswa, sehingga po-tensi akademik dan non-akademik bisa seimbang. “Salah satunya mel-alui kolaborasi seluruh ekstra kuri-kuler menjadi satu penampilan panggung yang akan diapresiasi oleh siswa, maupun orangtua siswa,” tegasnya. (rin/jko/ong)