GUNTUR AGA TIRTA/RADAR JOGJA
ANTRE: Warga pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) antre memgambil dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Pos Besar Jogjakarta. Meski sudah melampaui batas akhir (26/11), warga masih diperkenankan mengambil bantuan tersebut.
JOGJA – Hingga batas akhir jadwal pe-ngambilan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) 26 November 2014, belum semua penerima bantuan mengambil haknya. Hingga kemarin (27/11), baru 84 persen saja warga pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang sudah mengambil dana PSKS. Meski demikian, dana yang belum diambil, dipastikan tidak hilang, atau hangus.
Kepala Kantor Pos Besar Jogja Ach Chaerul Hadi mengatakan, meski sudah melam-paui jadwal pengambilan, masyarakat pe-megang KPS masih tetap bisa mencairkan haknya tersebut. Menurut Chaerul, dana bantuan PSKS tersebut tidak akan hilang
“Tidak hilang, masyarakat pemegang KPS tetap bisa mencairkannya. Sebenarnya dana yang dicairkan bisa sebagian saja dan sisanya akan disimpan di Kantor Pos dan dapat diambil sewaktu-waktu,” kata Chaerul, kemarin (27/11).
Meski begitu, untuk pencairannya harus dapat menunjukkan KPS, dan kartu tanda penduduk yang masih berlaku. Pengam-bilannya juga tidak bisa diwakilkan, harus diambil sendiri oleh penerima yang namanya tercantum pada KPS.
Untuk KPS yang hilang atau rusak, PT Pos Indonesia akan melakukan koordi-nasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta Dinas Sosial Te-naga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosna-kertrans) Kota Jogja. Pihaknya akan mela-kukan verifikasi. “Jika memang datanya sesuai, akan diberi surat keterangan se-bagai bukti saat mencairkan,” terangnya. Chaerul menjelaskan, selama jadwal peng-ambilan PSKS pada 18-26 November 2014 lalu, pihaknya mendapatkan laporan 382 KPS yang hilang dan rusak. Karena itu, pihak kan-tor pos juga meminta masyarakat pemegang KPS agar aktif bertanya kepada petugas TKSK
Ditambahkan, meski sudah lewat jadwal pengambilan, mereka tetap akan dilayani, tetapi PT Pos Indonesia tidak lagi me-nyediakan loket khusus. “Mulai 1 Desem-ber, pencairan PSKS bisa dilakukan di kantor pos di tiap kecamatan,” terangnya. Sementara itu dari data di www.psks.info, jumlah dana PSK yang sudah dicairkan oleh pemegang KPS di Kota Jogja, mencapai Rp 5,41 miliar atau 84 persen dari total dana yang disediakan sebanyak Rp 6,39 miliar.
Jumlah rumah tangga sasaran di Kota Jogja sendiri mencapai 15.979. Setiap ke-luarga mendapatkan dana bantuan sebe-sar Rp 400 ribu untuk dua bulan, yaitu November dan Desember. (pra/jko/ong)