JOGJA – Nooridha Febriyanti tak menyangka akan dinobatkan sebagai lulusan terbaik Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode Agustus 2014. Indeks prestasi kumulatif (IPK) yang berhasil diraih mahasisawi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat tersebut nyaris sempurna yaitu 3,96. Kesehariannya, selain kuliah, perempuan berusia 21 tahun itu aktif di berbagai organisasi dan perlombaan.Setumpuk aktivitas organigasi dilakoni mulai dari organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan senat mahasiswa. Gadis asal Buntok Kalimantan Tengah itu mengatakan apa yang dia lakukan tidak lepas dari usaha, doa, serta dukungan orang tuanya dan teman.
“Jangan melupakan restu dan dukungan orang tua. Berikan yang terbaik untuk orang tua, saudara, dan teman. Insya Allah usaha kita dapat terwujud,” kata Nooridha usai mengikuti wisuda UAD di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (16/8).Selain Nooridha, mahasiswa yang dinyatakan sebagai lulusan terbaik yaitu Dinny Marwati. Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi ini meraih IPK 3,94. IPK yang diraih tidak lepas dari upaya kerja kerasnya menyenangkan orang tua dan ingin meraih prestasi setinggi-tingginya. Atas prestasinya tersebut, dia telah diterima bekerja di BRI sebelum dinyatakan lulus dan diwisuda.
“Saya belajar mandiri ketika kuliah di UAD. Dosen dan teman-teman menginspirasi saya agar lebih mandiri dan bekerja keras,” kata Dinny.Rektor UAD Kasiyarno mengatakan mahasiswa yang diwisuda sebanyak 697 orang. UAD bertekad terus meningkatkan pelayanan akademik dan non-akademik. UAD akan terus menambah koleksi buku perpustakaan dan memperbaiki fasilitas kampus.”Dalam waktu dekat, tim debat UAD akan berangkat ke Universitas Batam dalam kompetisi debat dan tiga mahasiswa UAD lolos PKM Finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional dan tiga finalis Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (Peksiminas),” kata Kasiyarno. (mar/iwa)